Rabu, 17 Jun 2026 18:17 WIB

Kisah Manusia Silver di Surabaya, Rela Mengecat Tubuh Demi Cari Rezeki

  • Penulis :
  • | Selasa, 07 Des 2021 18:29 WIB
Manusia silver di Surabaya. (Foto: Safrial Anggra/jatimnow.com)
Manusia silver di Surabaya. (Foto: Safrial Anggra/jatimnow.com)

Surabaya - Terinspirasi dari rekan sesama pemusik jalanan yang berasal dari Yogyakarta, Aldo Al Farizi (23) kini memilih menjadi manusia silver. Pendapatannya yang terus menurun sejak pandemi Covid-19 menjadi penyebab ia dan dua temannya memilih mengecat seluruh tubuh untuk mencari rezeki.

Aldo menyadari betul bahaya cat air dicampur epoxy cat mobil yang mengancam kesehatannya saat digunakan untuk melumuri tubuh.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Menurutnya, cat bisa menimbulkan gangguan kesehatan seperti iritasi dan gangguan kulit lainnya. Kendati demikian, ia mengaku pasrah karena semuanya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Misalnya yang terjadi pada salah seorang temannya sesama manusia silver yang memiliki kulit sensitif.

"Wes tak kandani efek penggunaane, cuma yaopo maneh wong podo-podo nyambut gawene, moso yo gak tak olehi (Sudah saya bilangi efek penggunaannya, tapi bagaimana lagi, sama-sama bekerjanya, masa mau saya larang)," tuturnya, saat ditemui di kawasan Surabaya Timur, Selasa (7/11/2021).

Aldo sebelumnya tidak menduga jika penghasilan sebagai manusia silver bisa dibilang menjanjikan meski berisiko tinggi. Namun, karena melihat rekannya menggeluti profesi yang sama, ia pun memantapkan hati.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

"Inspirasi awal dari temen pengamen yang di Jogja. Awalnya tak kira repot gara-gara kudu (harus) warnai badan, tapi kok penghasilannya lumayan, ya tak coba langsung pas di Surabaya" urainya.

Ia memilih kawasan lampu merah sebagai lokasi mengamen. Saat lampu merah menyala, ia dan dua orang lainnya berkeliling sambil membawa wadah untuk menyimpan uang pemberian dari pengendara.

"Kalau sudah dapat uang, dibagi dengan anggota lainnya," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Aman dan Kondusif

Reporter: Safrial Anggra

Manusia silver di Surabaya.Manusia silver di Surabaya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.