Jumat, 12 Jun 2026 19:40 WIB

Pemanfaatan PLTA untuk Green Hydrogen, PJB Kerja Sama dengan Pertamina NRE

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 07 Des 2021 13:46 WIB

Surabaya - PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) dan PT Pertamina Power Indonesia sebagai subholding Power dan NRE (Pertamina NRE) menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama pengelolaan pembangkitan.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama PJB Gong Matua Hasibuan dan Chief Executive Officer Pertamina NRE Dannif Danusaputro.

Baca Juga: PLN Surabaya Utara Gencarkan Billing Management Jelang Idul Adha

Nota kesepahaman tersebut sebagai wujud berkolaborasi dalam mengelola atau memanfaatkan bersama infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk potensi penyediaan energi bersih atau kerja sama lainnya di wilayah kerja sama yang disepakati.

"Banyak sekali peluang pengembangan EBT di Indonesia. Namun tantangan yang besar dalam memenuhi target Energi dan zero emisi di 2060 menjadikannya tidak mudah. Pertamina NRE siap bersinergi dengan berbagai pihak. Dalam hal ini kami sangat antusias untuk berkolaborasi dengan PJB," kata Dannif Danusaputro dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (7/12/2021).

Hal senada diungkapkan Gong Matua, bahwa ini adalah langkah awal proses menyinergikan antar dua perusahaan.

"Kami ingin menjadi bagian dalam pengembangan dan implementasi energi terbarukan di Indonesia. Kami tidak bisa sendirian. Untuk itu dengan berkolaborasi dengan Pertamina NRE adalah salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya," jelasnya.

Gong Matua mengatakan, peluang yang hadir melalui kerja sama strategis tersebut salah satunya yaitu sinergi pengembangan bisnis pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit listrik terutama yang ada di internal Pertamina seperti kilang.

Peluang lainnya adalah sinergi dalam proyek-proyek penyediaan energi bersih baik di dalam maupun luar negeri seperti pengembangan green hydrogen.

Baca Juga: Perkuat Keandalan Listrik Jawa-Bali, PLN Ganti Isolator SUTET Paiton-Grati

Di bidang pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit listrik, kompetensi PJB sudah tidak diragukan lagi. Berpengalaman mengoperasikan lebih dari 20.000 MW dan terbukti berhasil meningkatkan kinerja performa pembangkit FTP-1 (PLTU Tanjung Awar-awar, PLTU Pacitan, PLTU Paiton 9, PLTU Indramayu dan PLTU Rembang) hingga masuk ke dalam Top 10% NERC.

Sedangkan dari potensi penyediaan energi bersih, saat ini Pertamina NRE melalui anak usahanya PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sedang melakukan pilot project pengembangan green hydrogen di wilayah kerja geothermal Ulubelu dengan target produksi 100 kilogram per hari.

"Dalam jangka panjang, ditargetkan produksi green hydrogen dari seluruh wilayah kerja geothermal mencapai 8.600 kilogram per hari. Green hydrogen sendiri adalah hydrogen yang dihasilkan dari pembangkit listrik energi terbarukan seperti tenaga surya ataupun tenaga bayu," tandasnya.

Sementara potensi pemanfaatan PLTA yang dimiliki PLN dan afiliasinya mencapai sekitar 2,7 GW yang tersebar di Sumatera sebesar 1,1 GW, Jawa 1,3 GW, dan Sulawesi 0,34 GW.

Baca Juga: Panel Surya ITS Atasi Krisis Listrik di Kampung Hidroponik Surabaya

Total kapasitas terpasang tersebut kurang lebih setara dengan 0,2 juta ton per tahun hydrogen. Sedangkan tren permintaan domestik terhadap hydrogen bersih pada tahun 2040 diproyeksikan mencapai 17 juta ton per tahun. Permintaan tersebut datang dari sektor pengolahan minyak, kimia, transportasi maupun pembangkit listrik.

Pertamina dan PLN sama-sama mendukung transisi energi serta penurunan emisi karbon di Indonesia. Pertamina berkomitmen penuh untuk meningkatkan portfolio energi bersihnya hingga 17 persen serta mengintegrasikan aspek environment, social, and governance (ESG) ke dalam praktek bisnisnya.

Sedangkan komitmen PLN terwujud dalam Rencana Umum Pembangkit tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 dengan menggenjot pengembangan pembangkit EBT sebesar 1,1 GW.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.