Kamis, 18 Jun 2026 05:34 WIB

Hindari Praktik Rentenir, BP2MI Sosialisasikan KTA Bagi Calon PMI di Jatim

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 07 Des 2021 13:31 WIB
BP2MI saat menggelar acara Sosialisasi Kredit Tanpa Agunan PMI Indonesia di Surabaya. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
BP2MI saat menggelar acara Sosialisasi Kredit Tanpa Agunan PMI Indonesia di Surabaya. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mensosialisasikan Kredit Tanpa Agunan (KTA) agar terhindar dari praktik rentenir, bagi para pekerja Migran Indonesia (PMI). Termasuk bagi PMI dari Jawa Timur yang akan mendapatkan jatah penempatan untuk tahun ini dan tahun depan.

"Datanya untuk Jatim paling banyak Hong Kong Taiwan, Singapura, Brunei (Darussalam). Kalau di Arab Saudi masih belum," kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Sunarya saat ditemui di acara Sosialisasi Kredit Tanpa Agunan PMI di Surabaya, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sunarya menyebut, pada 2019 lalu pihaknya menempatkan sebanyak 70 ribu PMI. Namun akibat pandemi Covid-19, jatah penempatan hanya sekitar 37 ribu PMI.

Para PMI yang berangkat, lanjut Sunarya, harus memenuhi persyaratan dari negara tujuan. Protokol kesehatan mulai dari wajib vaksinasi Covid-19 dengan merek yang disesuaikan, hingga tes swab PCR dan karantina.

"Pakai prokes dan karantina, itu menjadi (syarat) PMI yang ke sana. TKA ke sini juga karantina," jelasnya.

Selain itu, Calon PMI yang belum mempunyai biaya juga mendapatkan opsi pinjaman yang disediakan oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dengan menggandeng perbankan di bawah naungan BUMN. Pinjaman yang dimaksud berupa Kredit Tanpa Agunan (KTA).

"Artinya diberikan pinjaman. Terkait dengan pinjaman sesuai kebutuhan CPMI. Misal ke Hongkong Rp 25 juta, CPMI membutuhkan Rp 5 juta, yang difasilitasi itu," tambah Koordinator Sistem Dan Strategi Penempatan Dan Pelindungan Kawasan Asia Timur II dan Asia Selatan, Hard Frankly Merentek.

Hard Frankly menambahkan, KTA ini sifatnya hanya opsi dan tidak wajib.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"CPMI punya biaya penempatan tentu tidak perlu di KTA. Karena sekali lagi KTA atau KUR adalah pilihan, mereka yang menentukan. Dengan adanya program ini memutus rentenir," paparnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Teknis BP2MI Surabaya, Happy Mei Ardeni mengatakan, pihaknya siap memonitor program ini agar capaian implementasi dirasakan PMI.

Menurutnya, KTA berguna untuk keringanan dalam proses pemberangkatan ke luar negeri.

"Ini langsung diberikan kepada si calon untuk digunakan sebagai biaya proses bekerja di luar negeri," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pihaknya pun berharap program KTA bagi PMI bisa melepas mata rantai lintah darat yang menghantui PMI.

"Harapan saya ini bisa digunakan supaya tidak terjadi praktik rentenir. Sehingga tidak ada praktik tersebut, khususnya di wilayah Jatim," tandas pria yang akrab disapa Happy itu.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.