Kamis, 18 Jun 2026 01:29 WIB

Ruang Kelas SDN 3 Temon Ponorogo Ambrol, Siswa Masuk Bergantian

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 07 Des 2021 09:21 WIB
Kondisi ruang kelas SDN 3 Temon, Ponorogo, yang ambrol karena terkena longsor. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kondisi ruang kelas SDN 3 Temon, Ponorogo, yang ambrol karena terkena longsor. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Sebanyak 82 siswa SDN 3 Temon, Ponorogo harus masuk ke sekolah secara bergantian. Ini setelah dua ruang kelas sekolah mereka ambrol terkena longsor pada Jumat (3/12/2021) siang.

"Ya sementara ini memang kami sistem shift atau bergantian. Tidak ada cara lain," ujar Kepala SDN 3 Temon, Sucipto, Selasa (7/12/2021) kepada wartawan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menjelaskan teknisnya adalah untuk siswa kelas 1 hingga kelas 3 masuk agak pagi. Jika biasanya masuk pukul 07.00 wib, sekarang masuk pukul 06.30 wib. "Kelas 4 sampai 6 masuk siang. Setelah mereka pulang. Sekitar pukul 11.00 wib," kata Sucipto.

Menurutnya, itu adalah jalan keluar saat ini. Kedepan kemungkinan besar, sekolah akan meminjam rumah warga untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Ruang Kelas Sekolah di Ponorogo Jebol Tertimbun Longsor

"Mengingat hujan masih terus turun. Dari pada was-was dan bergantian, mungkin kami pinjam rumah warga," tambah Sucipto.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia menceritakan, kejadian nahas yang terjadi pada Jumat (3/12/2021). Saat itu selepas salat Jumat.

"Saya dan guru-guru berasa di kantor. Tiba-tiba terdengar suara dinding ambrol. Kami lihat ternyata ruang kelas," urainya.

Beruntung, kata dia, saat kejadian seluruh siswa sudah pulang. Pasalnya saat itu, jadwal ulangan akhir semester.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Hingga siswa pulang lebih awal. Kejadiannya kan pukul 12.00 WIB. Anak-anak pulang pukul 10.00 WIB," pungkasnya.

Sebelumnya, dua ruang kelas SDN 3 Temon di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, rusak parah akibat jebol tertimbun tanah longsor. Peristiwa menyusul hujan yang terjadi di lokasi sejak Kamis (2/12/2021).
Akibatnya, dua ruang kelas yang terdampak longsoran dipenuhi material lumpur.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.