Kamis, 18 Jun 2026 06:32 WIB

Kejuaraan Tembak Reaksi AA-IPSC Level III Digelar, Awaludin Ilham Sabet 3 Medali

Awaludin Ilham (dua dari kanan) saat menerima piala Kejuaraan Tembak Reaksi AA-IPSC Level III
Awaludin Ilham (dua dari kanan) saat menerima piala Kejuaraan Tembak Reaksi AA-IPSC Level III

Solo - Kejuaraan Tembak Reaksi AA-IPSC Level III pertama di Indonesia digelar di Solo, Jawa Tengah. Event ini merupakan agenda pertama dan resmi dari IPSC Pusat sejak bernaung di PB Perbakin.

Ketua Panitia atau match director, Ari Bowo mengatakan, pendaftaran yang dilaksanakan secara online hanya dalam waktu lima menit langsung habis. Event yang dinanti shooters se Indonesia dalam 10 tahun terakhir ini digelar pada Sabtu-Minggu, 4 dan 5 Desember 2021.

Baca Juga: Hujan di Solo Tercemar Mikroplastik Serat, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

"Peserta memang kita batasi hanya sekitar 200 peserta karena memang masih masa pandemi. Dan karena antusias peserta yang luar biasa, kemarin kita menambah 20 slot. Jadi total 220 dan masih banyak yang harus waiting list karena kalau tidak kita batasi bisa tembus 300 peserta," kata Ari Bowo, Senin (6/12/2021).

Ia menambahkan, peserta yang ikut dalam kejuaraan ini dari Sumatera hingga Papua. Sehingga top shooter tumplek blek di AA-IPSC Level III dengan 12 stage ini.

"Selain itu yang ditunggu para shooter karena ada president medal yaitu medali yang disiapkan khusus oleh President IPSC di Kanada untuk best of the best, hanya untuk juara 1 overall dan juara 1 kategori," beber dia.

Baca Juga: Alila Hotel Solo Kembali Raih Sertifikasi Hazard Analysis & Critical Control Point

Menurut Ari, event ini sejatinya sudah direncanakan digelar Tahun 2020. Namun karena pandemi, maka ditunda pada akhir Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Solo Speed Shooter, Perbakin Pemprov Jateng dan Satbrimob Polda Jateng.

"Setelah pandemi agak menurun kita putuskan untuk melaksanakannya atas izin Satgas Covid-19 dan dengan protokol kesehatan yang ketat saat lomba serta IPSC pusat Canada menyetujui baru boleh diadakan. Lomba tembak level III ini sudah dinanti shooters 10 tahun baru terlaksana kali pertama di Indonesia," ungkapnya.

Masih kata Ari, ada beberapa divisi, yaitu Divisi Open, Divisi Standard, Divisi Production, Divisi Rifle dan Non AA-IPS serta kategori overall senior, lady, junior dan super junior.

Baca Juga: Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Pelatih Menembak di Kota Malang Dipolisikan

Dari event ini, atlet M Awaludin Ilham asal Jawa Timur menyabet juara 2 divisi standart, juara 2 divisi rifle dan juara 2 kategori overall.

"Jadi harapannya nanti level III ini bisa menjadi agenda resmi setiap tahun," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.