Minggu, 21 Jun 2026 02:21 WIB

Pilihan Pembaca: Kondisi Bayi Kembar 3 hingga Jalan Kaki ke Mabes Polri

  • Penulis :
  • | Sabtu, 04 Des 2021 06:59 WIB
Bayi kembar tiga yang lahir selamat di Ponorogo. (Foto: Istimewa)
Bayi kembar tiga yang lahir selamat di Ponorogo. (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Berita bayi kembar tiga di Ponorogo yang dikabarkan memburuk, berada di urutan pertama pilihan pembaca, Jumat (3/12/2021).

Di posisi kedua, pria asal Riau tewas tertabrak kereta api Sidoarjo. Dan yang ketiga, cerita pria jalan dari Pasuruan ke Mabes Polri untuk cari keadilan.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Redaksi merangkum ketiganya sebagai berikut:

Kondisi Bayi Kembar 3 di Ponorogo Memburuk

 

Bayi kembar 3 pasangan Syahrul Munir (26) dan Mila Restiani (27) memburuk. Dua bayi berjenis kelamin perempuan dirujuk dari RS Darmayu ke RSUD dr Harjono Ponorogo.

Dokter spesialis anak, dr Kautsar Prastudia menjelaskan bahwa kemungkinan paru-paru belum sempurna.

"Sehingga perlu support alat," ujarnya, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menuturkan alat tersebut di RS Darmayu ada namun terbatas. Ada 2, satu dipakai oleh bayi kembar 3 yang berjenis laki-laki, satu lainnya dipakai oleh bayi lain.

Terseret 100 Meter, Pria asal Riau Tewas Tertabrak Kereta Api di Sidoarjo

Putra Hasibuan (22) tewas setelah tertabrak Kereta Api Bima di perlintasan tanpa palang pintu Desa Kramatjegu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Korban warga asal Seikuning RT 10 RW 05 Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau tinggal di Perum Griya Samudera Asri Blok D-4 Kramatjegu.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Pengakuan Pria yang Jalan Kaki dari Pasuruan ke Mabes Polri untuk Cari Keadilan

Pria yang jalan kaki dari Bangil, Pasuruan ke Mabes Polri di Jakarta ternyata bernama Samsul Hadi. Aksi pria 59 tahun itu viral di media sosial.

Samsul Hadi alias Cak Pesek menjelaskan jika aksi jalan kaki tersebut dilakukannya pada Senin (29/11/2021).

"Saya niat dalam diri saya jalan kaki ke Jakarta untuk mencari keadilan buat cucu saya Vita Diana Musayada. Saya berangkat Senin (29/11) malam, jalan kaki lewat Surabaya," jelas Samsul saat ditemui wartawan, Jumat (3/11/2021).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.