Kamis, 18 Jun 2026 19:19 WIB

Atap Gedung Aula Kelurahan Jrebeng Lor Kota Probolinggo Ambruk, Dibangun 2022

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin saat sidak aula Kelurahan Jrebeng Lor Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo yang ambruk. (Foto:  Mahfud Hidayatullah)
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin saat sidak aula Kelurahan Jrebeng Lor Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo yang ambruk. (Foto: Mahfud Hidayatullah)

Probolinggo - Atap gedung aula Kelurahan Jrebeng Lor Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo yang ambruk, akan dibangun ulang pada tahun 2022 mendatang.

Hal itu dikatakan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin saat melakukan sidak lokasi ambruknya atap gedung aula di kelurahan setempat pada Jumat (3/12/2021) pagi.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Nanti kita akan bangun ulang gedung aula ini pada anggaran tahun 2022 mendatang. Karena tahun ini anggaran belum tersedia," katanya kepada sejumlah awak media di lokasi kejadian.

Aula tersebut dibangun pada tahun 2007 silam hingga sekarang sudah berusia 14 tahunan.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Di sela kunjunganya Hadi mengaku kaget melihat besi bangunan tersebut dinilai terlalu kecil. "Ini besinya kayak besi jemuran," ujarnya saat melihat reruntuhan bangunan.

Baca Juga: Atap Gedung Aula Kelurahan Jrebeng Lor Kota Probolinggo Ambruk

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Namun, bencana runtuhnya atap gedung aula tersebut tidak menjadi kendala dalam pelayanan masyarakat. "Pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Sebab bangunan gedung aula ini sudah lama tidak digunakan," tegasnya.

Berita sebelumnya, atap gedung aula Kelurahan Jrebeng Lor Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo ambruk pada Kamis (2/12) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam peristiwa itu tidak sampai terjadi korban jiwa.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.