Sabtu, 20 Jun 2026 12:04 WIB

Gubernur Maluku Akui Kemajuan Perdagangan Jawa Timur dan Patut Dicontoh

Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail saat mengajak Gubernur Jatim Khofifah mengunjungi stand UMKM Maluku (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail saat mengajak Gubernur Jatim Khofifah mengunjungi stand UMKM Maluku (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Maluku - Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail mengakui kemajuan perdagangan di Provinsi Jawa Timur sangat tinggi. Hal itu ditunjang dengan banyaknya investor dan para pelaku bisnis yang besar.

"Jawa Timur sebagai provinsi dengan kemajuan perdagangan dan tingkat perekonomian tinggi dan memiliki pengusaha besar," ujarnya dalam penandatanganan kontrak Misi Dagang dan Investasi antara Permprov Jatim dan Maluku, di The Natsepa Hotel Resort, Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Kamis (2/12/2021).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Terlebih pada sektor komoditi pangan, Jawa Timur menjadi penyumbang utama lumbung pangan nasional. Sehingga, kerja sama antar dua provinsi ini ia sebut sebagai penguatan antar wilayah.

"Agenda misi dagang dan kerjasama yang dilaksanakan hari ini adalah cermin dari pentingnya mendukung kebutuhan antara dua pemerintah daerah," turur Murad.

"Kami berharap dapat berinvestasi di Maluku karena kami memiliki sumber daya alam berlimpah, tetapi belum banyak dikelola secara optimal," tambah dia.

Baca Juga: Transaksi Saham di Wilayah OJK Kediri Capai Rp3,63 T, Naik 113,28 Persen

Murad berharap agar kelebihan Jawa Timur dapat ditularkan kepada Maluku. Sehingga produk-produk Maluku dapat mengisi pasar besar di Jawa Timur, begitu sebaliknya.

"Karena yang kita lakukan hari ini ialah membangun jembatan antara Maluku dan Jatim, bukan membangun tembok," sambung Murad.

Dari Data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2020, total nilai transaksi pembelian Maluku ke Jawa Timur berada di peringkat kedua setelah DKI Jakarta, dengan jumlah Rp 2,43 triliun atau setara dengan 30,52%.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Mayoritas didominasi pada obat-obatan, minyak diesel dan sepeda motor. Sementara untuk kontribusi Maluku ke Jawa Timur Rp 251,14 miliar dengan komoditas tembaga, ikan beku dan kayu balok.

Hingga berita ini ditulis, total transaksi Misi Dagang dan Investasi antara Jawa Timur-Maluku mencapai Rp 140 miliar. Transaksi itu dilakukan secara tersistem.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.