Senin, 15 Jun 2026 07:14 WIB

Jaring Trawl Hasil Ungkap Satpolairud Gresik Sepanjang Tahun 2021 Dimusnahkan

Satpolairud Gresik memusnahkan jaring trawl hasil sitaan sepanjang Tahun 2021
Satpolairud Gresik memusnahkan jaring trawl hasil sitaan sepanjang Tahun 2021

Gresik - Satpolairud Gresik memusnakan 9 jaring trawl hasil sitaan dari 8 kasus yang diungkap sepanjang Tahun 2021. Barang bukti itu dibakar di halaman kantor, Kamis (2/12/2021).

Kapolres Gresik AKBP Nur Aziz mengatakan, jaring trawl termasuk jenis alat tangkap ikan yang dilarang. Karena itu bisa merusak ekosistem biodata laut.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Penggunaan jaring trawl membuat induk dan anak ikan terjaring semua. Selain itu jaring trawl juga bisa merusak terumbu karang," terang Aziz didampingi Kasatpolairud Gresik AKP Poerlaksono.

Aziz menyebut bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya penyadaran kepada para nelayan dengan memberikan edukasi, sosialisasi hingga peringatan bagi nelayan yang masih menggunakan alat tangkap yang dilarang undang-undang tersebut.

"Bagi masyarakat atau nelayan yang masih menggunakan jaring trawl akan kami lakukan penegakan hukum. Beberapa nelayan yang melanggar sudah kami amankan," tegasnya.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sementara Muhammad Samsul, salah seorang nelayan yang hadir menyaksikan pemusnahan jaring trawl itu mengungkapkan, saat ini para nelayan yang berasal dari Kecamatan Gresik kota sudah banyak yang sadar akan imbas buruk dari jaring trawl.

"Kalau nelayan Gresik kota mayoritas sudah menggunakan jaring yang ramah lingkungan," ujar Samsul.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Hanya saja menurutnya, lahan mata pencaharian nelayan kota, yaitu Kelurahan Lumpur dan Kroman mengalami penyusutan akibat banyaknya pelabuhan industri yang dibangun di pesisir kota.

"Kondisi ini membuat banyak nelayan memilih menjadi taksi air untuk melayani ABK kapal yang ingin refreshing ke darat saat kapalnya bersandar di perairan Gresik," ungkap Samsul.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.