Senin, 15 Jun 2026 21:10 WIB

Warga Terpaksa Tutup Jalan Rusak di Probolinggo dengan Pasir Uruk

Jalan di Kabupaten Probolinggo yang rusak diuruk dengan pasir
Jalan di Kabupaten Probolinggo yang rusak diuruk dengan pasir

Probolinggo - Masyarakat Dusun Lajuk, Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo terpaksa menutup jalan rusak di daerahnya menggunakan pasir uruk.

Dana desa untuk memperbaiki jalan penghubung menuju Kota Probolinggo tersebut tidak tersedia.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Soalnya, jalan ini rusak pada akhir tahun. Jadi secara otomatis anggaran dana desa tidak tersedia," kata Pj Kades Ngepoh, Yogi Irwan Pamungkas, Selasa (30/11/2021).

Sehingga, untuk memperbaiki jalan rusak itu, pemerintah desa bersama warga menutup kubangan dengan pasir uruk secara gotong royong.

"Anggaran untuk pasir uruk diproleh dari salah warga di desa ini. Yang terpenting jalan rusak ini bisa diperbaiki dan tidak sampai menelan korban," ujarnya.

Yogi juga menjelaskan, untuk melakukan perbaikan jalan tersebut, pihaknya bersama warga akan melakukan Musyawarah Desa (Musdes) dalam perencanaan APBDes 2022.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Kalau memang tersedia anggarannya, maka bisa dibangun tahun depan. Namun bila anggaran desa Tahun 2022 tidak memenuhi, bisa dilanjutkan pembangunnnya di 2023," ungkapnya.

Namun sebelum itu pihak Desa Ngepoh akan melakukan koordinasi dengan konsultasi dengan pihak Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo terkait status jalan tersebut.

"Sebab kami tidak mengerti apakah itu jalan milik desa atau milik kabupaten," tambahnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Desa Ngepoh merupakan desa dari 253 lainnya di Kabupaten Probolinggo yang akan melangsungkan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Februari 2022.

"Saya tegaskan aksi protes warga Selasa kemarin tidak ada indikasi politik pilkades. Namun itu murni aspirasi masyarakat karena benar-benar jalan tersebut rusak akibat dijadikan jalur alternatif kendaraan saat pembangunan Jembatan Kedungasem Kota Probolinggo beberapa bulan lalu," tandas Yogi.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.