Senin, 22 Jun 2026 05:18 WIB

Ajudan Bupati Nganjuk Nonaktif Akui Terima Uang untuk Beli Mobil dan Foya-foya

Sidang mendengarkan keterangan M Izza Muhtadin, ajudan Bupati Nganjuk nonaktif.
Sidang mendengarkan keterangan M Izza Muhtadin, ajudan Bupati Nganjuk nonaktif.

Surabaya - Ajudan Bupati Nganjuk nonaktif Novi Rahman Hidayat, M Izza Muhtadin dihadirkan sebagai saksi mahkota dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Izza yang juga terdakwa kasus yang sama, meralat hampir semua isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP), termasuk soal aliran uang.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Ia membantah jika uang syukuran yang diterima dari camat ataupun pejabat lainnya yang dipilih, atas permintaan sang bupati. Uang itu disebutnya atas insiatif sendiri dan untuk kepentingan pribadi.

"Itu atas inisiatif saya pribadi. Untuk kepentingan pribadi," ujar Izza, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

"Uangnya saya bawa sendiri. Untuk kepentingan pribadi," tambahnya.

Dalam persidangan, ia mengaku menyesali perbuatannya hingga menyeret Novi Rahman Hidayat sebagai pesakitan. Di peradilan, Izza pun meminta maaf kepada Bupati Novi karena sempat tidak mengakui aliran uang karena takut. Tak hanya itu, saksi juga mengakui ingin menyelamatkan hartanya dari jeratan perkara.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Aman dan Kondusif

Ia pun mengakui bahwa uang yang diterimanya digunakan untuk karaoke dan membeli unit mobil. Bahkan ketika ketua majelis hakim mengingatkan kesaksiannya bisa memperberat hukuman, Izza tetap meyakinkan majelis jika apa yang diungkapkannya adalah yang sebenarnya terjadi di lapangan.

"Karena ini sesuai dengan apa yang ada di lapangan. Saya sudah bersumpah di bawah Al-Quran untuk memberikan kesaksian yang sebenar-benarnya," kata Izza.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.