Minggu, 21 Jun 2026 00:59 WIB

Balita Tenggelam di Gorong-gorong Surabaya Belum Ditemukan, Sampah Jadi Kendala

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 25 Nov 2021 12:34 WIB
Petugas gabungan melakukan pencarian balita laki-laki tenggelam
Petugas gabungan melakukan pencarian balita laki-laki tenggelam

Surabaya - Pencarian terhadap GSA, balita laki-laki berusia dua tahun yang dilaporkan tenggelam di gorong-gorong Jalan Manukan Kasman, Surabaya hingga kini belum membuahkan hasil.

Petugas menyebut, yang menjadi kendala pencarian balita yang tenggelam itu adalah tumpukan sampah di bawah box culvert dan endapan lumpur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sementara masih dalam proses pencarian. Tim di lokasi terkendala sampah. Itu kan terjadi endapan. Masyarakat banyak yang membuang sampah. Dan itu tidak hanya sampah-sampah kecil tapi juga besar. Itu yang menjadi kendala," kata tim teknis Pekerjaan Umum (PU) Dinas Pematusan Kota Surabaya, Joko Tri Mulyono yang juga ikut dalam pencarian, Kamis (25/11/2021).

Baca juga:  

Saat ini, kata Joko, titik fokus pencarian masih dilakukan di dalam box culvert. Tim gabungan juga melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet. Jika tidak ditemukan hasil, maka pencarian dialihkan ke Muara Balongsari.

"Kalau tidak ketemu antisipasinya pencarian kami rencanakan di Muara Balong dua," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Joko mengatakan, proses pencarian di hari kedua ini mulai dilakukan pukul 07.00 WIB, dan hingga kini masih berlangsung.

"Ini muaranya ke Margomulyo ketemunya pompa Balong satu. Terus Sungai Balong ketemunya di Balong dua. Kemudian di Sungai Kandangan yang bermuara di pompa Kandangan," papar Joko.

"Pencarian akan diperluas lagi. Mudah-mudahan korban bisa segera kami temukan," tandasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebelumnya, informasi yang dihimpun petugas dari warga setempat, saat kejadian, ayah korban sedang bekerja. Sedangkan ibunya jualan jamu keliling. Sementara Korban saat itu bermain sendirian.

Ketika terjatuh ke gorong-gorong, tidak ada warga yang melihat. Namun ada salah satu warga melihat air di gorong-gorong bergerak-gerak. Setelah dilihat, ternyata di dalam terlihat anak kecil.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.