Sabtu, 20 Jun 2026 07:32 WIB

Banner-banner Berisi Tulisan Satire Terpasang di Tepi Jalan Rusak Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 23 Nov 2021 17:52 WIB
Salah satu banner berisi tulisan satire yang terpasang di jalan rusak di Ponorogo
Salah satu banner berisi tulisan satire yang terpasang di jalan rusak di Ponorogo

Ponorogo - Sejumlah banner terpasang di tepi jalan Desa/Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo yang rusak. Pada banner tertulis kata-kata sindiran atau satire.

Kepala Desa Kauman, Mulyono mengaku tidak tahu siapa yang memasang banner-banner bertuliskan kata-kata satire tersebut.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kalau yang masang siapa saya ndak jelas. Entah warga saya atau bukan. Yang saya tahu memang sudah ada banner dua hari ini," ujar Mulyono, Senin (22/21/2021).

Mulyono menyebut bahwa pemasangan banner tersebut tidak hanya sekali ini saja. Tahun lalu juga ada pemasangan banner sebagai bentuk protes warga. Banner-banner itu biasanya dipasang saat memasuki musim penghujan.

"Sebenarnya masalah itu tidak hanya kali ini saja. Tahun lalu dan tahun sebelumnya juga ada tulisan ini. Entah siapa yang memasang kita tidak mencari tahu," tegas dia.

Mulyono menjelaskan, jalan setempat memang rusak berat dengan panjang 800 meter. Kendaraan yang melewati jalan tersebut harus mengurangi laju untuk memilih jalan yang aman.

"Jalan itu jalan kabupaten, penghubung wilayah Kauman-Sampung," tutur dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurut Mulyono, jalan tersebut sering mengalami banjir musiman. Sehingga meski dulu sering diaspal, saat ini tampak rusak berat.

"Tapi sudah lama jalan itu rusak, berlubang. Banyak truk bermuatan berat lewat situ, akhirnya rusak," pungkasnya.

Berikut isi tulisan dalam banner yang terpasang di tepi jalan rusak:

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

- SABAR YO BOS LEWAT DALAN KENE DALAN NDESO BEDO KARO DALAN KUTO..!' (Sabar ya melintas jalan disini jalan desa berbeda dengan jalan di kota)

- MONGGO Berendam KOLAM ANYEP PAK DEWAN, BU DEWAN, BEDEK-AN LUUUR...!!! WAKIL KU SENG LUNGGUH NENG KURSI EMPUK ETAN ALUN-ALUN KARO LOR ALUN-ALUN WANI LIWAT KENE PORA....!!!! (Silahkan berendam di jalan yang berlubang bisa dijadikan kolam yang dingin, pak dewan, bu dewan, wakil saya yang duduk di timur alun-alun dan utara alun-alun berani lewat sini atau tidak).

Salah satu banner berisi tulisan satire yang terpasang di jalan rusak di PonorogoSalah satu banner berisi tulisan satire yang terpasang di jalan rusak di Ponorogo

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.