Sabtu, 20 Jun 2026 14:12 WIB

Ratusan Pesilat Kembali Datangi Kantor Polisi di Dawarblandong, Mojokerto

  • Penulis :
  • | Selasa, 23 Nov 2021 09:04 WIB
Pesilat datangi Polsek Dawarblandong
Pesilat datangi Polsek Dawarblandong

Kota Mojokerto - Ratusan pesilat kembali mendatangi Polsek Dawarblandong, Polres Mojokerto Kota untuk menanyakan perkembangan kasus penganiayaan terhadap tiga rekan mereka di Desa Cendoro tiga bulan lalu, Senin (22/11) malam.

Dengan memakai atribut perguruan silat, mereka datang ke kantor polisi itu dengan mengendarai sepeda motor.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Baca juga: Kelompok Pesilat Datangi Kantor Polisi di Dawarblandong, Mojokerto

Ratusan pesilat itu akhirnya membubarkan diri setelah Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan menemui massa. Ia mengatakan, aksi itu merupakan spontanitas yang dilakukan pesilat.

"Tadi aksi spontanitas warga PSHT menanyakan penyidikan yang dilakukan Polsek Dawarblandong terkait penganiayaan yang korbannya kebetulan warga PSHT," kata Rofiq.

Mantan Kapolres Pasuruan ini menambahkan, proses hukum penganiayaan yang menimpa pesilat itu tetap berjalan.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

"Saya pastikan proses hukum tetap berjalan, kami melakukan penyidikan secara proporsional dan profesional sesuai hukum yang berlaku," ungkap Rofiq.

Alumni Akpol 2001 ini mengaku, pihaknya mengalami kesulitan mengungkap pelaku penganiayaan yang menimpa salah satu anggota perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Tertatai (PSHT) Ranting Kecamatan Dawarblandong tersebut.

"Kalau tidak sulit, tidak mungkin tiga bulan belum kita ungkap. Bukan berarti tidak bisa, karena motto kita tidak ada kejahatan yang sempurna," tukasnya.

Baca Juga: Wagub dan Kapolda Jatim Apresiasi Bumi Reog Berdzikir 2025

Masih kata Rofiq, pihaknya telah memeriksa saksi-saksi dan mengoptimalkan metode scientific crime.

"Itu teknis penyidikan yang tidak bisa kami sampaikan. Tapi kami optimis bisa mengungkap kasus ini. Secara ilmu dan kemampuan-kemampuan, bahkan sketsa wajah sudah kita lakukan. Semoga segera ada titik terang," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.