Rabu, 17 Jun 2026 21:42 WIB

Jelang Nataru 2021, Stok dan Harga Pangan di Jatim Dipastikan Aman

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Jatim Drajat Irawan (Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Jatim Drajat Irawan (Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), ketersediaan bahan pokok di Provinsi Jatim dipastikan aman dan stabil. Sejumlah komoditi mengalami surplus.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim Drajat Irawan menegaskan, Jatim siap menyambut Nataru. Pasalnya, bahan pokok seperti beras, jagung, hingga bawang merah mengalami surplus.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Ia menyebut, kenaikan harga hanya terjadi pada minyak goreng. Menurutnya, jika melihat Harga Eceran Tertinggi (HET), memang secara keseluruhan minyak goreng mengalami kenaikan di seluruh Jatim yakni sekitar Rp 17 ribu. Sedangkan HET sebesar Rp 10.100.

"Di antaranya karena harga CPO (crude palm oil) minyak dunia sejak awal 2021 memang mengalami kenaikan. Sehingga pergerakan minyak goreng sudah mulai naik dari Januari. Ini ada beberapa upaya di antaranya Bulog juga membuat dukungan harga Rp 14 ribu, tapi jumlahnya masih terbatas,” kata Drajat saat ditemui, Senin (22/11/2021).

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Pada dasarnya Jawa Timur stabil hanya minyak goreng saja (naik). Sehingga kita siap menyambut Natal dan tahun baru,” imbuhnya.

Ia memaparkan, saat ini beras di Jatim mengalami surplus 2,6 juta ton, sementara bawang merah mengalami surplus sekitar 127 ribu ton. Selain itu, jagung, kedelai, bawang putih, cabe rawit hingga daging ayam juga mengalami surplus.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Justru, mungkin di beberapa provinsi di Indonesia Timur memerlukan bahan pokok dari Jawa Timur. Dan Ibu Gubernur juga membuat surat edaran pada 10 November lalu, agar para bupati/wali kota melakukan langkah-langkah persiapan Nataru seperti pemantauan harga, pengawasan dengan menerapkan protokol kesehatan dan membuat pasar murah,” tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.