Minggu, 14 Jun 2026 06:00 WIB

Edukasi Bahasa dan Budaya Tiongkok di Indonesia Melalui Chinese Paradise 9

Chinese Paradise 9 digelar secara daring
Chinese Paradise 9 digelar secara daring

Malang - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Cina Universitas Brawijaya Malang kembali memberikan edukasi di bidang bahasa dan kebudayaan Tiongkok pada masyarakat lewat Chinese Paradise 9.

Puncak acara tahunan ini dikemas dalam Awarding Night bertema "Perkembangan Budaya Cina" dari rangkaian lomba dan materi perkembangan Hanzi (Aksara Cina) dari dosen sekaligus penutur asli Bahasa Mandarin secara daring, Jumat (19/11/2021) malam.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Ketua Himpunan Mahasiswa Sastra Cina, Astrid Cattleya Maharani Wayindra mengungkapkan, Chinese Paradise 9 menyelenggarakan 5 cabang lomba yang mencerminkan perkembangan budaya Cina, yaitu lomba Shufa (kaligrafi Cina), Shuimohua (lukisan tinta Cina), membaca puisi, menyanyi dan Chinese beauty.

"Kami berusaha membangkitkan semangat teman-teman untuk terus produktif dan berlomba-lomba meningkatkan potensi diri dan bakatnya. Sehingga diadakan kembali Chinese Paradise di tahun ini, untuk yang kesembilan kalinya," ujar Astrid dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com, Sabtu (20/11/2021).

Menurut Astrid, dengan pembatasan selama pandemi, banyak pengorbanan dilakukan mahasiswa yang turut serta menggelar acara ini.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Tolak Kampus Kelola SPPG, Rektorat Bungkam

Kata dia, rangkaian pendaftaran lomba sudah dimulai 4 Oktober 2021 hingga diakhiri dengan Awarding Night.

"Meskipun kembali dilaksanakan secara daring, besar harapan saya agar Chinese Paradise 9 dapat tetap dilaksanakan dengan meriah lewat Awarding Night ini," tambah Astrid.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Salah satu peserta yang berhasil mendapatkan juara, Metta Seluyren mengungkapkan rasa syukurnya bisa mengikuti Chinese Paradise kali ini. Apalagi terdapat lomba Shufa dan Shuimohua, yang mana kedua lomba ini jarang diadakan oleh instansi lainnya.

"Saya sendiri memang memiliki hobi di bagian seni, terutama melukis. Sehingga saya mendaftar lomba Shufa dan Shuimohua. Saya pun bisa mendapatkan juara di kedua cabang lomba tersebut," tutur Metta.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.