Rabu, 17 Jun 2026 23:09 WIB

Tarif PDAM dan Biaya Lingkungan di Perumahan Citraland Surabaya Dikeluhkan

Warga Perumahan Citraland yang mengeluhkan biaya PDAM dan lingkungan di perumahan itu
Warga Perumahan Citraland yang mengeluhkan biaya PDAM dan lingkungan di perumahan itu

Surabaya - Beberapa warga di Perumahan Citraland Surabaya mengeluhkan beratnya pembayaran PDAM dan biaya lingkungan di perumahan tersebut.

Hal itu diungkapkan Sugianto, salah satu warga setempat. Dia mencurigai besaran pembayaran PDAM dan lingkungan di kawasan Perumahan Citraland telah dimanipulasi besarannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Nyatanya kalau mau urus PDAM kita nggak bisa ke PDAM langsung. Harus lewat pengembang lebih dulu, yang harganya mahal," kata Sugianto, Jumat (19/11/2021).

Sugianto menjelaskan, berdasarkan PP Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2009 tentang PDAM (Lembaran Daerah Kota Surabaya Tahun 2009 Nomor 2 Tambahan Lembaran Daerah Kota Surabaya Nomor 2), penyelenggaraan air minum adalah wewenang pemerintah, bukan pengembang.

"Belum lagi tarif bulanan dari IPL yang begitu mahal. Iuran PDAM bisa tiga kali lipat," lanjutnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Hardi. Menurutnya, berdasarkan Permendagri Nomor 09 Tahun 2009 tentang Pendoman Penyerahan PSU Pasal 25, ketika developer belum menyerahkan fasos dan fasum ke pemerintah daerah, developer tidak berhak memungut biaya pemeliharaan lingkungan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pria yang sudah 10 tahun tinggal di Perumahan Citraland itu mengaku baru menyadari jika ada aturan tersebut dari pemerintah.

"Selama ini kita tidak tahu tentang aturan-aturan itu. Baru tahu sekarang, makanya kita mengeluh," ungkap Hardi.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk Paguyuban Warga Citraland untuk menguatkan keluhan warga.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Beberapa warga sudah kami kasih tahu tentang aturan itu. Nyatanya sudah ada 20 warga juga mengeluh," tambah dia.

Sejauh ini, lanjut Hardi, warga yang mengeluh memang belum pernah mengadu atau menanyakan langsung ke pihak manajemen Citraland terkait hal tersebut.

Namun jika sudah terbentuk paguyuban, maka secepatnya akan menanyakan secara langsung hal tersebut pada pihak developer.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.