Sabtu, 20 Jun 2026 07:46 WIB

Tukang Becak yang Hamili Remaja Disabilitas di Surabaya Kini Stroke, Karma?

Kondisi tukang becak (tengah) yang hamili remaja disabilitas di Surabaya
Kondisi tukang becak (tengah) yang hamili remaja disabilitas di Surabaya

Surabaya - AS, seorang tukang becak di Surabaya yang tega menyetubuhi remaja perempuan disabilitas hingga hamil 2 bulan, akhirnya mendapatkan karmanya.

Dua hari setelah ditagkap Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, tersangka berumur 41 tahun itu terkena serangan stroke.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terlihat saat digiring masuk ke gedung ruang pelayanan khusus Unit PPA Polrestabes Surabaya, AS berjalan dengan sedikit menyeret kaki kanannya. Begitu pula tangan kanan setengah menekuk ke atas, hingga badannya sedikit doyong ke kiri.

Baca juga: 

Sampai di lobi gedung tersebut, tubuh AS tampak sedikit gemetaran lantaran tak kuat berdiri saat mendengar berbagai pertanyaan awak media yang ditujukan kepadanya.

Bahkan saat menjawab pertanyaan pun, pria yang telah menduda dua kali itu hanya menoleh ke kanan dan ke kiri sambil menengok penyidik. Hanya sesekali dia mencoba berucap, meski ucapannya belepotan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Waktu ditangkap biasa-biasa saja. Tapi dua hari setelahnya dia mengalami hal seperti itu. Mungkin syok atau apa kita kurang faham," ujar PS Kanit PPA Polrestabes Surabaya, Ipda Tri Wulandari, Jumat (19/11/2021).

Meski demikian, pihaknya tetap memberikan pelayanan humanis terhadap tersangka, salah satunya melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan hingga pengobatan terhadap AS secar rutin.

"Sudah kita lakukan pemeriksaan kesehatan melibatkan tim dokkes," ujar polwan kelahiran Ponorogo itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik Unit PPA, terungkap bahwa tersangka telah menyetubuhi korban sebanyak 6 kali hingga hamil 2 bulan. Aksi bejat tersangka kerap dilakukan di gang makam, saat korban pulang mengaji.

Namun, tingkah bejatnya itu tidak selamanya berjalan mulus. AS dilaporkan orangtua korban ke Unit PPA Polrestabes Surabaya pada 3 November 2021, usai tepergok warga saat mencoba kembali menyetubuhi korban.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.