Sabtu, 20 Jun 2026 14:11 WIB

Peredaran Sabu di Tambaksari Surabaya Dibongkar, Seorang Kuli Bangunan Diringkus

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 18 Nov 2021 13:19 WIB
AS (44) warga Tambaksari, Surabaya saat di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
AS (44) warga Tambaksari, Surabaya saat di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Surabaya - Peredaran narkoba jenis sabu di daerah Kedung Pengkol hingga Kenjeran Surabaya dibongkar Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Seorang pengedar diamankan.

Dia adalah AS (44), warga Kedung Pengkol, Tambaksari, Surabaya. Darinya, polisi menyita tiga poket sabu sisa jualan seberat 0,83 gram.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Yang bersangkutan ini kami amankan pekan lalu. Dia merupakan pengedar," kata Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Iptu Hendro Utaryo, Kamis (18/11/2021).

Hendro menjelaskan, penangkapan terhadap AS dilakukan setelah timnya mendapatkan informasi adanya transaksi sabu di daerah Kenjeran.

Dari informasi itulah, tim langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Pelaku saat itu terlihat duduk di warung kopi dan langsung disergap.

"Saat kami amankan, pelaku ini habis transaksi. Awalnya tidak kami temukan barang bukti. Kemudian kami cek chat atau pesan di Hp-nya, di situ ada percakapan transaksi, antara pelaku dan pelanggannya," jelasnya.

Atas temuan itu, tim kemudian mengkeler pelaku ke tempat tinggalnya. Awalnya, polisi dikecoh, diajak ke rumah aslinya. Barang bukti sabu pun tidak ditemukan.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Hingga akhirnya, pelaku diinterogasi lebih lanjut, dan mengaku jika ia selama menjalankan bisnis terlarangnya itu tinggal di sebuah rumah kos tak jauh dari rumahnya.

"Pelaku langsung kami bawa ke sana (indekosnya). Kemudian kami lakukan penggeledahan, dan kami temukan tiga poket sabu sisa hasil penjualan. Saat kami tes urine terhadap pelaku, hasilnya positif. Jadi selain mengedarkan, ia juga pemakai," papar Hendro.

Bersama barang bukti, pelaku yang sehari-hari juga bekerja sebagai kuli bangunan itu langsung digelandang ke Mapolres untuk diperiksa.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Kepada penyidik, pelaku mengaku sudah hampir enam bulan ini menjalankan bisnis haram tersebut. Dalihnya, untuk keperluan sehari-hari. Dari makan bersama keluarga hingga menghisap sabu.

"Pengakuannya masih akan kami dalami dan kembangkan lagi. Juga masih terus kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan di atasnya," pungkas Hendro.

 

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.