Selasa, 23 Jun 2026 03:35 WIB

Peringati HUT ke-10, NasDem Fokus Perjuangkan Gelar Kepahlawan Syaikhona Kholil

Wakil Ketua Bidang Media, Imam Syafi'i (Foto-foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wakil Ketua Bidang Media, Imam Syafi'i (Foto-foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - DPD NasDem Surabaya menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 bersama para pengurus di tingkat cabang hingga ranting, Kamis (11/11/2021).

Sederet harapan untuk kemajuan partai di tengah perayaan ulang tahun. Di tengah perayaan, yang paling menjadi fokus adalah penganugerahan gelar kepahlawanan kepada Syaikhona Kholil dari Bangkalan.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

"Sampai saat ini NasDem belum mendengar kabar resminya dari pemerintah. Tapi NasDem terus mendorong agar gelar itu secepatnya diberikan karena tidak ada alasan lain. Secara administrasi sudah lengkap kemudian seluruh tokoh-tokoh di Madura dan Jawa Timur itu tidak ada yang mempersoalkan atau keberatan," ujar Wakil Ketua Bidang Media, Imam Syafi'i di kantor DPD NasDem, Jalan Arjuno, Surabaya.

Imam yang juga menjabat sebagai anggota komisi A DPRD Surabaya itu menyebut, jasa kepahlawan Syaikhona Kholil sudah tak terbantahkan. NasDem menghimbau agar Presiden RI Joko Widodo segera memberikan gelar pahlawan tersebut.

"Seperti kita tahu, Syaikhona Kholil Bangkalan merupakan guru dari Hadrotus Syaikh Hasyim Asy'ari yang kini telah berstatus pahlawan nasional," ujarnya.

"Mestinya tidak diminta, pemerintah sendiri dan presiden sendirinya yang harusnya memberikan. Karena semua tahu bahwa gurunya kiai itu ya Hadrotus Syaikh Hasyim Asy'ari itu bergelar pahlawan. Maka ini gurunya Hadrotus Syaikh, maka sangat pantas kalau diberi gelar pahlawan," jelasnya.

Ketua DPD NasDem Surabaya, Robert Simangunsong menjelaskan dalam perayaan HUT ke-10 ini, pengurus di Kota Pahlawan telah menyiapkan sederet acara.

Baca Juga: Tebar Kepedulian, Kader NasDem ini Salurkan 105 Hewan Kurban di Probolinggo

"Kami mengadakan lomba di tingkat DPC. Kami juga memberikan cindera mata untuk masyarakat Surabaya yang lahir di 11 November dalam bentuk bingkisan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengadakan agenda jalan santai yang akan diikuti oleh warga Surabaya pada 14 November 2021.

"Tanggal 14 kita juga akan mengadakan jalan sehat dari jam enam sampai jam tujuh yang diikuti 200 orang dan tentu mengikuti prokes dari Pemkot," lanjutnya.

Baca Juga: Masa Tunggu Haji 26 Tahun, Komisi VIII DPR RI: Waspada Tawaran Berangkat Instan

Di Hari Pahlawan, untuk mengenang jasa para tenaga kesehatan dan dokter, Partai NasDem membagikan karangan bunga kepada seluruh rumah sakit yang ada di Surabaya.

"Karangan bunga kepada seluruh rumah sakit di moment Hari Pahlawan," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.