Minggu, 21 Jun 2026 02:43 WIB

Keris Expo di Hari Pahlawan Nasional, Sarmuji: Warisan Budaya Wajib Dilestarikan

Ketua DPD Golkar Jawa Timur HM Sarmuji saat menghadiri Keris Expo di Galeri DKS Surabaya.
Ketua DPD Golkar Jawa Timur HM Sarmuji saat menghadiri Keris Expo di Galeri DKS Surabaya.

Surabaya - Sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang diakui dunia, keris tidak terpisahkan dengan cerita kepahlawanan yang ditunjukkan pejuang bangsa dalam usaha meraih dan mempertahankan kemerdekaan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD Golkar Jawa Timur HM Sarmuji saat memberikan sambutan dalam pembukaan Keris Expo yang berlangsung di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Rabu (10/11/2021). Sesuai jadwal, pameran akan berlangsung hingga 14 November mendatang.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

“Saya sendiri mencintai keris sebagai produk budaya kita. Apalagi keris yang ada ini selalu mendampingi pahlawan kita seperti yang terlihat di dalam foto-foto yang ada. Mulai Pangeran Diponegoro, Pangeran Antasari hingga Jenderal Panglima Sudirman yang dikenal sebagai pahlawan Kemerdekaan,” ungkapnya.

Peringatan Hari Pahlawan Nasional ini, lanjut Sarmuji, relevan dengan digelarnya pameran senjata keris. Sebab, keris bagian dari sejarah kemerdekaan di mana keris selalu mendampingi para pahlawan Indonesia baik saat berusaha meraih kemerdekaan maupun mempertahankannya.

“Itulah alasan adanya pameran keris yang digelar saat ini. Tepat memperingati Hari Pahlawan,” tambahnya.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

Karena generasi penerus berkewajiban untuk terus merawat dan melestarikan peninggalan budaya keris. Bukan hanya nilai artistiknya saja, tetapi juga nilai kepahlawanan yang ditunjukkan lewat pejuang bangsa Indonesia sebelumnya.

“Tugas kita yakni saat ini bagaimana warisan keris yang sudah diakui dunia seperti halnya budaya batik sebagai milik bangsa Indonesia ini untuk terus kita pelihara. Karena hal itu menunjukkan bangsa Indonesia tidak pernah melupakan sejarah periodesasi perjuangan bangsa di mana keris selalu hadir,” tutupnya.

Baca Juga: Surabaya Siap Sambut Perayaan Hari Pahlawan 2025, Simak Rangkaiannya

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Keris Expo Teffi Gendrayana mengatakan, bahwa tujuan digelarnya Keris Expo ini untuk melestarikan budaya dan mengembangkan serta memperkenalkan budaya dan warisan bangsa Indonesia agar semakin bisa dikenal oleh para generasi muda penerus bangsa.

“Kebetulan dilaksanakan kegiatan ini bertepatan dengan Hari Pahlawan, karena tujuannya tidak lepas dari senjata keris yang selalu mendampingi pahlawan kita dalam usaha merebut dan meraih kemerdekaan. Karena memang keris selalu menjadi salah satu senjata yang digunakan para pahlawan,” urainya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.