Senin, 22 Jun 2026 15:15 WIB

Polisi Tangkap Ibu Kandung Penganiaya Balita hingga Tewas di Surabaya

Ibu di Surabaya yang bunuh anak kandungnya telah diamankan (Foto: istimewa)
Ibu di Surabaya yang bunuh anak kandungnya telah diamankan (Foto: istimewa)

Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya telah menetapkan AS (24), seorang ibu asal Sidokapasan, Kecamatan Simokerto yang menganiaya anak kandungnya sendiri berusia 4 tahun hingga tewas.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana mengatakan pelaku menganiaya anak kandungnya pada Selasa (9/11).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Pada Selasa 9 November sekitar pukul 17.30 WIB, korban meninggal dalam keadaan tidak wajar. Setelah diautopsi dan penyelidikan, didapatkan fakta bahwa korban meninggal tidak wajar terdapat serta adanya kekerasan fisik (tumpul) terhadap tubuh korban," terang Kompol Mirzal, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: 

Luka lebam yang diduga akibat luka pukulan itu terlihat pada wajah, punggung hingga paha korban. Dari info yang diterima, balita laki-laki itu sebelumnya dirawat oleh neneknya. Namun pada usia 4 tahun, korban diambil orang tuanya dari neneknya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Tim gabungan kemudian melakukan interogasi terhadap saksi-saksi.

"Kami mengamankan tersangka AS (ibu korban) yang diduga sebagai pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak tersebut. Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolrestabes guna proses penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ia menyebutkan, berbagai barang bukti yang disita adalah pakaian yang dipakai korban, hasil VER dan autopsi bocah laki-laki itu.

Tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI No. 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.