Minggu, 21 Jun 2026 03:37 WIB

Sepakati 5 Poin dengan PSSI Jatim, Bonek Batalkan Aksi Demo di Hari Pahlawan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 10 Nov 2021 08:00 WIB
Pertemuan Bonek dengan PSSI Jatim (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Pertemuan Bonek dengan PSSI Jatim (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania menggelar pertemuan dengan Pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur di Jalan Ketampon, Surabaya, Selasa (9/11) malam.

Pertemuan tersebut digelar menyusul nasib klub kebanggaan arek-arek Suroboyo itu merasa terdzolimi oleh berbagai hal yang dilakukan oleh wasit maupun PSSI. Bonek Mania pun berencana akan menggelar aksi demo.

Baca Juga: Ernando Ari Tandatangani Kontrak Panjang Bersama Persebaya Surabaya, Ini Alasannya

Namun, dalam pertemuan sekitar tiga jam itu, Bonek Mania berkomitmen untuk membatalkan aksi demonstrasi yang direncanakan digelar pada Rabu (10/11/2021) tepat di Hari Pahlawan. 

"Pertimbangan kami, pertama aksi demonstrasi ini tentu tidak kami kehendaki karena faktor pandemi. Walau sudah level 1, aksi besar kami khawatir juga. Namun, kami harus mendapat kepastian. Tadi ada lima poin yang sudah disepakati dan dibacakan bersama," kata salah satu pentolan Bonek, Andi Kristiantono.

Lima poin yang disepakati itu adalah revolusi total sistem sepak bola nasional. Kedua, tindak tegas semua wasit sepak bola Indonesia yang tidak menjunjung semangat fairplay, respect, dan sportivitas.

Baca Juga: Tavares Puji Loyalitas Rivera, Yakin Jadi Kunci Persebaya Surabaya Musim Depan

Kemudian transparansi dan publikasi hukuman kepada perangkat pertandingan yang dikenai sanksi, terutama pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan yang digelar tanggal 21 Oktober 2021 lalu.

Selanjutnya, PSSI segera melakukan penguatan sistem untuk membantu kepemimpinan wasit di Liga 1 dengan penambahan teknologi VAR (Video Asisten Wasit), atau penambahan jumlah hakim garis terutama garis gawang di setiap gawang tim yang bertanding.

"Bila aspirasi kami ini tidak didengar dan terjadi kembali kesalahan-kesalahan serupa, kami akan melakukan aksi serentak secara nasional dengan jumlah massa aksi lebih besar, terhitung 14 hari setelah surat ini diserahkan," jelas Andi, mengungkapkan poin terakhir yang telah disepakati.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Dyan Puspito Rini menyampaikan apresiasi atas apa yang sudah diperjuangkan Bonek Mania untuk membantu perubahan sepak bola Indonesia.

"Kita baru selesai pukul 22.30 WIB diskusi dengan teman-teman Bonek. Aspirasi yang masuk akan kita sampaikan ke PSSI pusat. Ini bukan sekadar event belaka tapi pengingat kecintaan terhadap sepak bola harus kita jaga. Dengan ini harapan jadi awal lebih baik lagi bagi sepak bola Indonesia," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.