Rabu, 17 Jun 2026 04:25 WIB

Polisi Ringkus Komplotan Spesialis Pencuri Sepeda Angin di Surabaya

Lima orang komplotan spesialis pencuri sepeda angin bermerk di Surabaya Timur. (Foto: Istimewa)
Lima orang komplotan spesialis pencuri sepeda angin bermerk di Surabaya Timur. (Foto: Istimewa)

Surabaya - Lima orang komplotan spesialis pencuri sepeda angin bermerk yang kerap meresahkan penghuni kawasan perumahan di wilayah Surabaya Timur, diringkus Unit Reskrim Polsek Sukolilo.

Kelima pelaku itu adalah Firman Aldi Prasetyo (22) asal Sedati, Sidoarjo; Rizal Dwi Febri, indekos di Medokan Ayu, dan Setyoko Lucky Ristanto, asal Rungkot Lor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Selain itu, Muhammad Affandi (21) dan Erik Setiawan (28). Keduanya asal Jalan Rungkut Tengah, yang merupakan residivis kasus serupa.

Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana melalui Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin menerangkan, kelima pelaku ditangkap setelah beraksi di dalam garasi rumah yang berada di Keputih Tegal Timur 3-C no 65 Surabaya.

"Mereka mencuri sepeda angin merk Polygon di kawasan tersebut menjelang subuh atau pukul 03.30 Wib, Jumat (5/11/2021) kemarin," ujar Zainul Abidin, Selasa (9/11/2021).

"Usai mencuri, anggota kami sempat kejar-kejaran hingga mereka ditangkap di sekitar Stasiun Wonokromo Surabaya, di sana anggota kami berhasil melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti," imbuh Abidin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Abidin menambahkan, saat beraksi kelimanya saling berbagi peran. Mulai dari mengawasi hingga pemetik atau pengambil sepeda angin yang ditargetkan.

"Mereka saat beraksi juga memiliki peran masing-masing. Ada yang menunggu sambil mengawasi situasi sekitar rumah sasaran, selanjutnya yang lain mengambil sepeda angin yang berada di dalam pagar rumah korban dengan cara melompati pagar," tambahnya.

Selain itu mereka juga sering menggunakan mobil untuk membawa sepeda angin hasil curian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mereka ini mobile atau keliling cari sasaran. Selalu memilih sepeda bermerk. Meskipun di dalam sepeda yang dirasa gampang untuk dicuri, langsung dieksekusi," bebernya.

Dari pengungkapan ini, lanjut Abidin, turut disita sebagai barang bukti, yakni 1 unit motor sebagai sarana kejahatan dan satu struk ATM bukti penjualan sepeda angin.

"Kami masih akan kembangkan kasus ini untuk mengungkap siapa para penadah sepeda angin hasil curian komplotan ini," pungkas Abidin.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.