Senin, 22 Jun 2026 00:41 WIB

Kreativitas Anak Muda Sulap Rumah Kuno di Banyuwangi Jadi Lokasi Instagramable

  • Penulis :
  • | Senin, 08 Nov 2021 08:01 WIB

Banyuwangi – Anak muda di Banyuwangi menyulap rumah kuno menjadi lokasi instagramable. Aktivitas ini dilakukan untuk meningkatkan geliat wisata di desa.

Puluhan anak muda yang tergabung dalam Banyuwangi Youth Creative Network (BYCN) bersemangat untuk melakukan branding potensi wisata di desa.

Baca Juga: Yayasan di Blitar Ini Kenalkan Potensi Pedidikan Melalui Ibadurrahman Fair 2026

Kali ini mereka berkarya di Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh. Mereka menyulap rumah milik kepala desa setempat, Mura’i Ahmad, menjadi spot foto yang menarik.

"Awalnya kami ditantang membuat sesuatu yang menarik untuk mengembangkan Kecamatan Singojuruh, khususnya Desa Gumirih. Selama ini Singojuruh terkenal karena tradisi kebo-keboan, mereka ingin ada destinasi baru," jelas Ketua BYCN, Vicky Hendri Prasetyo dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (8/11/2021).

Setelah keliling desa, mereka melihat rumah Pak Kades yang banyak peninggalan kuno. Di lahannya yang seluas satu hektar, selain ada rumah pribadi, juga terdapat 9 rumah Using kuno dan 1 Joglo besar. Belum lagi, barang-barang peninggalan kuno koleksi Murai.

"Kami jadi terinspirasi ingin membuat tempat yang selain untuk spot foto, namun bisa juga untuk belajar sejarah. Koleksinya ada yang dari jaman dinasti Qing," ujarnya.

Mereka pun dengan semangat "membongkar" lahan milik Murai. Koleksi pintu-pintu kuno mereka jajar sedemikian rupa menjadi gerbang masuk yang menarik. Rumah-rumah using didesain dengan interior yang menarik dan siisi koleksi barang-barang lawas.

Pengunjung yang datang seolah diajak tur mengunjungi beragam spot tematik yang menarik.

"Kami juga membuat amphiteater di bagian belakang lokasi. Awalnya ini lahan tidak terawat, gundukan tanah yang dipenuhi rumput liar. Lalu kami pugar jadi amphiteater yang menarik. Ini bisa jadi public space," terang Vicky.

Kades Murai mengaku sangat senang dengan apa yang dilakukan anak-anak muda ini. Menurutnya, ini akan menjadi daya tarik baru bagi Desa Gumirih.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

"Ini bisa jadi destinasi baru di Desa Gumirih. Amphiteaternya juga akan bisa menjadi pusat aktivitas baru bagi warga. Misal untuk belajar seni atau pentas seni," kata Murai.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi apa yang dilakukan anak-anak muda BYCN.

"Anak-anak muda saat ini memang memiliki kecenderungan kreativitas sendiri. Kita sebagai orangtua sudah sepatutnya memberikan dukungan dan memfasilitasi," kata Ipuk.

"Kami juga meminta pada desa-desa agar melibatkan anak-anak muda untuk turut mengembangkan berbagai potensi yang ada," tambah Ipuk.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dibuka Juli 2025, Ini Persiapannya

BYCN merupakan kumpulan berbagai komunitas yang meliputi 17 sektor, seperti desain produk, fashion, film/video, fotografi, kerajian, kuliner, sektor musik, sektor aplikasi, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan lainnya.

Mereka berkumpul mengangkat berbagai potensi desa dengan menggelar pelatihan di berbagai sektor kreatif yang mengacu pada masing-masing potensi desa. Sebelumnya, mereka telah keliling ke Desa/Kecamatan Wongsorejo, Desa Macan Putih - Kabat, dan Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

"Di setiap desa kami menggali dan mencoba mengangkat potensi yang ada di desa. Tidak hanya mengangkat UMKM dan potensi alamnya, di setiap desa kami juga menggelar Maestro Mengajar. Para seniman Gandrung senior melatih anak desa setempat menjadi Gandrung. Termasuk di Desa Gumirih ini," pungkas Vicky.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.