Rabu, 17 Jun 2026 08:09 WIB

Pengemudi Mobil Vanessa Angel Akui Ngebut dan Sempat Bermain Ponsel

Mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan keluarga sebelum dievakuasi dari lokasi kecelakaan
Mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan keluarga sebelum dievakuasi dari lokasi kecelakaan

Surabaya - Tubagus Muhammad Joddy Prames Setya alias Joddy, pengemudi mendiang Vanessa Angel mulai diperiksa. Sebelum kecelakaan, dia mengaku mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi dan sempat bermain ponsel.

Pengakuan Joddy itu disampaikan Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim Kompol Hendry Ferdinan Kennedy. Kata dia, pengakuan itu berdasarkan hasil pemeriksaan singkat terhadap Joddy.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Pemeriksaan terhadap Joddy dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari tim dokter yang merawatnya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya.

"Kalau dari interogasi awal, dari sopir mengaku (kecepatan mobil) 120 kilometer per jam," ungkap Hendry, Sabtu (6/11/2021).

Menurut Hendry, Joddy juga mengakui memainkan ponsel membuat Instastory saat menyetir mobil Pajero Sport bernomor polisi B 1264 BJU yang ditumpangi Vanessa Angel dan keluarga itu.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Iya, katanya begitu ya. Untuk handphone sudah kami sita semua dan sedang diajukan untuk pemeriksaan forensik," papar dia.

Terkait dugaan Joddy mengantuk, Hendry mengatakan masih belum mengetahuinya karena pemeriksaan masih dilakukan secara singkat.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

"Nah, itu kami belum tahu. Makanya harus didalami proses lebih lanjut," sambungnya.

Dalam kecelakaan di KM 673, Tol Jombang sekitar pukul 12.36 WIB, Kamis (4/11/2021) itu, Vanessa Angel dan Bibi, suaminya meninggal di lokasi. Sedangkan Joddy, Gala anak Vanessa dan baby sitter terluka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.