Selasa, 16 Jun 2026 16:08 WIB

Peringati Hari Wayang Nasional, 22 Dalang di Ponorogo Gelar Pertunjukan Virtual

22 dalang di Ponorogo gelar pewayangan semalam suntuk peringati Hari Wayang Nasional.
22 dalang di Ponorogo gelar pewayangan semalam suntuk peringati Hari Wayang Nasional.

Ponorogo - Sebanyak 22 dalang di Ponorogo menggelar pagelaran wayang virtual, sekaligus memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November sebagaimana Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 30 Tahun 2018 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.

"Acara digelar secara virtual satu malam. Semua dalang di Ponorogo akan tampil. Mulai yang usia 8 tahun hingga 70 tahun, " ujar salah satu dalang di Ponorogo, Purbo Sasongko, Sabtu (6/11/2021).

Baca Juga: Kang Giri Kirim Usulan UMK Ponorogo 2024 ke Pemprov Jatim

Dia menjelaskan 22 dalang yang akan tampil merupakan anggota Paguyuban Dalang Manikmaya Ponorogo. Nanti juga didukung Sanggar Pasopati Duri, Slahung dan Sanggar Bodronoyo Bedingin, Sambit.

"Teknisnya dalam sekali pentas ada tiga dalang dalam satu panggung. Nanti bergantian," tegasnya.

Cerita yang akan dipentaskan ada dua alur, untuk dalang anak-anak cerita Dewa Ruci. Sedangkan dalang dewasa menceritakan Ampak-ampak Wirata.

"Selama pandemi Covid-19 ini baru pertama kali. Makanya hanya secara virtual. Bagi masyarakat yang ingin menonton bisa melalui kanal YouTube juve multimedia," terang Purbo Sasongko.

Baca Juga: Dewan Pengupahan Kabupaten Ponorogo Usul Kenaikan UMK 3,98 Persen

Purbo meminta para pecinta wayang tetap melihat di rumah, tidak perlu datang ke lokasi acara.

"2019 lalu ada acara juga. Tetapi belum pandemi jadi acaranya di Pendopo. Kami ingin menunjukkan wayang tangguh. Pandemi tak bisa mematikan seni, regenerasi dalang tetap berjalan," tandasnya.

Purbo berharap pertunjukan seni khususnya wayang, tetap menjadi daya tarik wisatawan ke Ponorogo. Sekaligus sebagai warisan kepada generasi penerus.

Baca Juga: Pemkab Percantik Perwajahan Kota, Bupati Sugiri: Bakal Ada Lingkar 8 di Ponorogo

Dia menegaskan Ponorogo adalah kota budaya ketiga di Indonesia setelah Jogjakarta dan Solo.

"Sudah barang tentu kami berharap dan siap mendukung konten utama Ponorogo adalah budaya baik seni pertunjukan maupun seni kehidupan," pungkas Purbo.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.