Selasa, 16 Jun 2026 05:42 WIB

Polisi Bekuk Satpam di Ngawi yang Curi 3 Proyektor Sekolah

Polisi mengamankan pelaku pencurian proyektor di SD Muhammadiyah 1 Ngawi.
Polisi mengamankan pelaku pencurian proyektor di SD Muhammadiyah 1 Ngawi.

Ngawi - Satpam berinisial PK (30) warga Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi, diamankan anggota Sat Reskrim Polres Ngawi, usai mencuri 3 unit proyektor di SD Muhammadiyah 1 Paron.

"Seharusnya dia yang menjaga. Tapi ini dia yang mencuri. Di sekolah tempat pelaku bekerja," ujar Wakapolres Ngawi Kompol Ricky Tri Dharma, Sabtu (6/11/2021).

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Menurut Ricky, pelaku bekerja di sekolah tersebut sejak Januari 2021. Sekolah yang sepi sejak pemberlakukan PPKM Darurat, menimbulkan niat pelaku untuk melakukan aksi pencurian.

"Karena sekolah libur pelaku punya niat mencuri, apalagi pelaku memiliki kunci,” terangnya.

Dari keterangan pelaku, aksi kejahatan itu dilakukan karena terdesak kebutuhan hidup. Pelaku menjual hasil curiannya melalui jejaring sosial.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

“Bertahap mencurinya dan hasilnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD MUhammadiyah 1 Paron, Yanik Inafiroh mengatakan, aksi pelaku dilakukan pada Agustus dengan mencuri 1 unit proyektor. Kemudian dilakukan lagi pada September.

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

"September itu ada 2 proyektor. Pelaku dengan mudah mengambil proyektor yang disimpan didalam lemari karena membawa kunci semua ruangan sekolah. Satpam punya semua kunci ruangan,” katanya.

Pelaku diamankan polisi saat sedang bekerja di sekolah. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku ditahan di Polres Ngawi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.