Kamis, 18 Jun 2026 22:00 WIB

Viral Ulas Kekerasan Seksual di Surabaya, 5 Wanita Disebut Jadi Korban

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 03 Nov 2021 15:52 WIB
Tangkapan layar di medsos
Tangkapan layar di medsos

Surabaya - Media sosial (medsos) Instagram dihebohkan dengan pria berinisial AS yang disebut-sebut sebagai pelaku kekerasan seksual.

Pria itu juga diduga telah melakukan pelecehan hingga pemerkosaan terhadap lima korban perempuan. Namun hingga sekarang, dugaan kasus tersebut belum diproses hukum.

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Kasus ini sendiri viral setelah akun Instagram @lamrisurabaya membuat sebuah utas laporan investigasi terhadap dugaan kasus tersebut.

Berikut captionnya:

(Rilis sikap & pemberitahuan)

"Berikut kami sertakan kronologi, keterangan penyintas, dan bukti dari pemberhentian anggota dan kasus kekerasan seksual yang dilakukan AS" tulis akun itu.

Unggahan ini pun banyak mendapat komentar. Banyak warganet yang meminta agar AS segera dipolisikan.

"Laporin ke polisi dong. Harus ada sanksinya," tulis akun @rahayunaw, seperti dilihat jatimnow.com, Rabu (3/11/2021).

"Miris banget bacanya," timpal akun @nian.rusnia dengan emot sedih.

Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Dari informasi yang dihimpun, sebenarnya kasus tersebut sudah pernah dibongkar oleh Lamri Surabaya sejak 2018 lalu. Saat itu juga, AS dikeluarkan dari Laskar Mahasiswa Republik Indonesia (LAMRI).

Dari dugaan perbuatan bejat yang dilakukan AS itu, para terduga korban mengaku trauma secara fisik maupun mental.

Sebab, dalam laporan Lamri Surabaya, AS tak hanya melecehkan tapi juga mencabuli hingga memperkosa para korbannya. Tercatat, ada empat terduga korban di Surabaya sedangkan satu di Yogyakarta.

Informasi lain menyebut, dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pria asal Surabaya ini telah dilakukan sejak tahun 2014 hingga 2021.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Ia juga disebut merupakan seorang alumni dari salah satu universitas negeri di Surabaya. Namun hingga sekarang, kasusnya belum diproses hukum.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, belum diprosesnya dugaan kekerasan seksual oleh AS yang viral di medsos ini lantaran belum ada laporan yang masuk.

Polisi disebutnya akan menangani setiap kasus yang masuk baik itu laporan maupun aduan.

"Untuk masalah ini belum ada aduan ke polda," kata Gatot saat dikonfirmasi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.