Selasa, 16 Jun 2026 05:27 WIB

Warga Malang Tanam Pohon Pisang Wujud Protes Kondisi Jalan Berlubang

Warga menanam pohon pisang sebagai aksi protes jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki di Malang.
Warga menanam pohon pisang sebagai aksi protes jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki di Malang.

Malang - Geram karena jalan setempat tidak kunjung diperbaiki, warga menanam pohon pisang di jalan penghubung Kecamatan Singosari menuju Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Aksi protes itu menyusul kondisi memprihatinkan jalan sepanjang 2 kilometer yang banyak lubang dan aspal mengelupas.

Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan Pangan, PDIP Jember Gerak Cepat Tanam Pendamping Nasi

Terlebih saat musim hujan tiba seperti sekarang, genangan air yang timbul beberapa kali membahayakan pengendara. Tak sedikit mereka yang melintas terpeleset lumpur, bahkan terjungkal.

Salah satu warga, Dusun Plosokerep, Desa Dengkol, Kecamatan Pakis, Yusup Budi mengatakan kondisi ini sudah berlangsung sekitar tahun 2013. Warga tak hanya sekali melapor ke pihak desa hingga Bupati Malang. Tetapi tetap tidak mendapatkan respon.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

"Kami sekitar semingguan ini menanam pohon di tengah jalan. Soalnya sering kali aduan kami sampaikan, tapi tak ada tindaklanjut. Kurang lebih 8 tahun warga sini sangat kesulitan saat melintas sehingga berdampak kepada perekonomian warga," jelasnya, Selasa (2/11/2021).

Meski pernah ada perbaikan jalan, imbuhnya, hanya sekedar tambal sulam sehingga jalan umum tersebut tidak memiliki kekuatan cukup bila dilewati kendaraan berat atau saat hujan turun.

Baca Juga: Pemkab Jember Percepat Perbaikan Jalan di 10 Titik Prioritas Jelang Arus Mudik Lebaran

"Untuk jalan yang rusak perkiraan memiliki panjang lebih dari 2000 meter. Harapan kami pemerintah segera melakukan perbaikan jalan. Sehingga warga dapat beraktivitas dengan normal, tanpa takut mengalami kecelakaan saat melintas di jalan rusak tersebut," tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.