Minggu, 21 Jun 2026 05:26 WIB

Empat Jam Tersesat, Bocah Lima Tahun di Surabaya Akhirnya Bertemu Keluarga

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 01 Nov 2021 18:39 WIB
Bocah yang tersesat empat jam akhirnya bisa bertemu orang tua.
Bocah yang tersesat empat jam akhirnya bisa bertemu orang tua.

Surabaya - Askania Ditha tidak menyangka jika akan tersesat di jalan selama empat jam. Bocah perempuan berusia lima tahun itu kebingungan saat berada di Jalan Manyar Tompotika, Surabaya, Minggu (31/10/2021) sore.

Sebelum petugas menyadari, Ditha tampak mondar-mandir di sekitar jalan itu seorang diri. Saat itu Ditha mengenakan pakaian terusan berwarna pink bergambar kartun.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Sekuriti perumahan yang curiga lalu mendekatinya dan menanyakan mengapa dirinya mondar-mandir melewati blok demi blok sendirian. Ditha yang kebingungan dan memilih menjawab tidak tahu. Dia lantas diamankan di pos sekuriti induk perumahan sembari menghubungi Polsek Sukolilo.

"Kami mendapat informasi adanya anak yang kebingungan berjalan sendirian di area perumahan. Lalu anggota reskrim dan bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk mengecek," kata Kapolsek Sukolilo, Kompol Subiyantana, Senin (1/11/2021).

Saat ditanya petugas, Ditha masih terlihat bingung. Polisi pun meminta bantuan warga setempat untuk memandikan Ditha dan memberikan makanan karena waktu sudah hampir petang.

"Kami meminta bantuan warga memandikan anak itu dan memberikannya makanan. Alhamdulillah ada pembantu rumah tangga yang mau membantu. Karena memang waktu sudah hampir maghrib, sedangkan kondisinya tampak kelelahan," papar Subiyantana.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

Setelah itu, polisi kemudian berbagi tugas mencari keberadaan orang tua Ditha. Dari informasi yang minim, petugas menyebar ke area perumahan dan sekitarnya. Tidak lama, petugas bertemu dua wanita mencari keberadaan anaknya.

"Sekitar pukul 18.30 WIB, ada dua wanita menggunakan pakaian warna hijau. Menegur salah satu petugas kami yang ada di sekitar Jalan Manyar yang mencari keberadaan anaknya. Sesuai ciri-ciri yang disebutkan memang mengarah ke Ditha," jelasnya.

Polisi kemudian membawa dua perempuan tersebut ke pos sekuriti tempat di mana Ditha diamankan sementara.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Aman dan Kondusif

"Administrasi yang dibawa memastikan bahwa perempuan tersebut adalah benar ibu dari Ditha. Kemudian kami serahkan Ditha kepada orangtuanya. Alhamdulillah lancar, aman. Kami ikut senang," tutur Subiyantana.

Dari kasus ini, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat khususnya yang mempunya anak kecil agar benar-benar menjaga anaknya. Apalagi sedang bermain sendirian di luar rumah.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.