Selasa, 09 Jun 2026 07:16 WIB

Turun ke PPKM Level 2, Sektor MICE Banyuwangi Mulai Pulih

  • Penulis :
  • | Minggu, 31 Okt 2021 17:34 WIB
Hari Aksara Internasional di Banyuwangi.
Hari Aksara Internasional di Banyuwangi.

Banyuwangi - Ditetapkannya Kabupaten Banyuwangi ke PPKM level 2 pada September lalu, membawa angin segar bagi sektor pariwisata. Sebagaimana pemerintah pusat sebelumnya mengizinkan yang mengizinkan lokasi wisata dibuka secara bertahap dan terbatas.

Berbagai sektor penunjang pariwisata pun mulai menggeliat. Kegiatan meeting, incentive, conference, and exhibition (MICE) mulai digeber di kabupaten ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Siapkan Shelter Baru untuk Warga PAS

Akhir pekan lalu sejumlah aktivitas digelar di Banyuwangi. Di antaranya agenda Pemprov Jatim yang menyelenggarakan puncak peringatan Hari Aksara Internasional di Banyuwangi, diikuti perwakilan dari 38 kabupaten/kota se-Jatim. Dinas Pendidikan se-Jatim menggelar pameran produk inovasinya di salah satu hotel di Banyuwangi.

Ada pula acara pemberian penghargaan dari Kementerian Keuangan ke sejumlah kabupaten/kota di Jatim. Sebanyak 38 bupati/wali kota se-Jatim pun berkumpul di Banyuwangi, dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Selain itu, ada sejumlah agenda lainnya dari kementerian yang menggelar acaranya di Banyuwangi.

Maraknya kegiatan tersebut mendorong aktivitas ekonomi mulai tumbuh. Hunian hotel terus meningkat, bahkan sebagian terisi penuh. Jasa transportasi juga banyak dipesan wisatawan serta tamu dari luar kota. Demikian pula usaha kuliner dan oleh-oleh banyak diserbu.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi, Dede Abdul Ghany, menyambut gembira mulai menggeliatnya sektor pariwisata, termasuk MICE.

“Dengan mulai dibukanya sektor pariwisata, ini mendorong wisata MICE di Banyuwangi mulai pulih. Tentu ini kabar baik bagi kita semua, ada pergerakan ekonomi yang cukup signifikan,” ujar Dede sebagaimana keterangan yang diterima redaksi Minggu (31/10/2021).

Dede menambahkan, bergeliatnya sektor MICE di Banyuwangi telah menggerakkan berbagai sektor turunan, seperti jasa transportasi, kuliner, oleh-oleh, dan sebagainya.

“Dari teman-teman pengusaha muda juga banyak menerima manfaatnya, seperti yang membuka usaha kuliner, jasa transportasi, homestay, dan sebagainya,” jelas Dede.

Baca Juga: Mensos Berharap Banyuwangi jadi Pelopor Sekolah Rakyat

Dede berharap pemulihan ekonomi bisa terus berlanjut. Kuncinya ada pada penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi yang terus dimasifkan.

“Vaksinasi yang sekarang terus digencarkan oleh Pemkab Banyuwangi, TNI, Polri, dan berbagai elemen lain harus terus kita dukung karena itu akan menjadi salah satu kunci pemulihan ekonomi,” tegas Dede.

Dede juga mengunjungi kegiatan MICE yang digelar Pemprov Jatim di Banyuwangi, di mana banyak UMKM ikut dilibatkan.

“Ini tentu juga mendorong aktivitas transaksi UMKM,” jelasnya.

Sementara itu, data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi menyebutkan, kunjungan ke Banyuwangi terus meningkat sejak destinasi dibuka pada pertengahan September 2021.

Baca Juga: BPK Berikan Opini WTP untuk Pemkab Banyuwangi, Prestasi Selama 13 Tahun Berturut

"Hingga Oktober, ada 30 ribu lebih orang yang menginap di hotel-hotel Banyuwangi. Khusus pekan ini, dalam pantauan kami yang menginap di hotel berbintang rata-rata di atas 90 persen lebih. Homestay juga ramai," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, MY Bramuda.

Rahmad, pelaku usaha transportasi, menyambut gembira mulai pulihnya pariwisata Banyuwangi. Sepanjang pekan lalu, Rahmad melayani salah satu BUMN dan pemerintah kota di Jatim untuk berkeliling di Banyuwangi.

“Saya mengantar naik ke Kawah Ijen, juga ke beberapa lokasi di Banyuwangi, termasuk kulineran. Saya melayani BUMN dan salah satu wali kota. Ada salah satu teman merekomendasikan jasa transportasi kami, sehingga protokol dari salah satu kota di Jatim mengontak saya,” tuturnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.