Senin, 22 Jun 2026 02:50 WIB

Warga Krembangan Surabaya Keluhkan Mandeknya Bantuan hingga Biaya Pendidikan

Reses anggota DPRD Jatim di Krembangan, Surabaya (Foto: Niam/jatimnow.com)
Reses anggota DPRD Jatim di Krembangan, Surabaya (Foto: Niam/jatimnow.com)

Surabaya - Warga Krembangan, Surabaya menyampaikan keluhan kepada anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Agustin Poliana yang menggelar penyerapan aspirasi masyarakat dalam reses III.

Warga mengeluhkan putusnya bantuan sosial di tengah Pandemi Covid-19 hingga bantuan bedah rumah yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ya jadi pertama tentang bantuan MCK terus bedah rumah. Ini yang harus segera kita tindak lanjuti dengan teman-teman kota (DPRD Kota Surabaya)," ujar Titin sapaan akrab Agustin Poliana, Sabtu (30/10/2021).

Ia menyebutkan, bantuan sosial yang putus itu diantaranya bantuan yang diturunkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) seperti Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Selain itu, warga juga mempertanyakan tentang biaya pendidikan (SPP) yang wajib terus dibayar meski Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum berjalan secara penuh.

"Terus yang kedua terkait sekolah tadi SPP, banyak warga yang mengeluh tentang itu. Saya kira wajar karena tidak pernah bertatap muka kok selalu bayar SPP nah itu kan merasa keberatan saya rasa itu wajar," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Namun paling tidak perlu penjelasan, seperti yang saya jelaskan tadi bahwa masyarakat kan tidak paham betul kondisi riil di lapangan. Bagaimana sekolah itu juga butuh biaya operasional yang tidak sedikit, makanya kalau tidak dijelaskan masyarakat tidak pernah tahu," imbuhnya.

Di lokasi, selain menyerap aspirasi warga, Titin juga turut mengkampanyekan pentingnya vaksin. Ia meminta kepada warga untuk segera mendaftarkan diri ke RT/RW jika belum menerima vaksin.

"Memang bukan perlindungan utama, tapi minimal ada kekebalan dalam tubuh kita," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia juga menambahkan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sedang fokus pada peningkatan ekonomi kerakyatan di setiap daerah di Jawa Timur dan Surabaya sebagai cermin utama dalam gerakan ini.

"Pemprov sudah mulai melakukan kebangkitan ekonomi dengan sosial kemasyarakatan, mudah-mudahan ini bisa diikuti oleh kabupaten di Jawa Timur. Jadi ayo kita turun bersama masyarakat untuk membantu mengangkat ekonomi masyarakat kalau hanya duduk diam saja apa bisa. Saya melihat sekarang sudah mulai menggeliat, sudah mulai buka ya, tapi jangan lengah dengan prokes," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.