Selasa, 09 Jun 2026 02:33 WIB

DPRD Gelar Reses, Ini Ragam Keluhan Warga Surabaya

Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - DPRD Surabaya menerima beragam aspirasi warga saat melakukan kegiatan reses tahun ke-3 masa persidangan pertama tahun 2021.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati, menerima beragam aspirasi yang ia tampung untuk ditindaklanjuti oleh Pemkot Surabaya, usai menggelar reses di 5 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Gubeng, Genteng, Tegalsari, Simokerto, dan Bubutan.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Banyak warga mengadu sudah mengajukan melalui pokok pikiran dewan atau Musrenbang, tidak terealisasi," ujar Ajeng, Selasa (26/10/2021).

Pertama, peningkatan program sertifikasi tanah. Pendataan sertifikat di setiap kelurahan ini bahkan stagnan hingga bertahun-tahun.

Kedua, usulan pengurus musala kepada Pemkot Surabaya untuk memberikan subsidi listrik di tempat peribadatan.

Ketiga, kurangnya sosialisasi tentang bantuan permodalam UMKM kepada warga. Warga merasa kurang adanya sosialisasi terkait kebijakan ini karena kelompok yang telah dibina saja yang tersentuh. Sementara pendataan UMKM belum maksimal.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Keempat, sistem zonasi sekolah yang tak memberikan solusi bagi calon peserta didik di RW tertentu, sehingga dirasa kurang adil.

Dan terakhir, tentang data kemiskinan di Surabaya yang amburadul. RT dan RW dikeluhkan menjadi pihak yang kerap dicari kesalahannya karena kerancuan data MBR dan DTKS, ketika mendistribusikan bantuan PKH dan BST saat pandemi Covid-19.

"Warga menyatakan sangat tidak keberatan, apabila menerima bantuan dan kemudian rumahnya diberi tanda bahwasannya menerima bantuan dari pemerintah, dapat berupa stiker sebagai penanda," kata politisi Gerindra Surabaya itu.

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

Dari kesekian pokok aspirasi tersebut, Ajeng berkomitmen akan secepatnya mengajukan realisasi kepada Pemkot Surabaya. Namun, warga tetap harus sabar, mengingat ada skala prioritas dalam pemenuhannya nanti.

"Tentunya pokok-pokok pikiran ini akan kita ajukan ke Pemkot Surabaya. Kita komitmen, namun harus diiringi dengan kesabaran warga, karena Pemkot juga punya skala prioritas dalam alokasi anggaran," tegas Ajeng.

Reses DPRD Surabaya.Reses DPRD Surabaya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.