Selasa, 09 Jun 2026 02:08 WIB

2 Perempuan Tertabrak Kereta Api di Banyuwangi, Ini Kronologi Polisi

  • Penulis :
  • | Kamis, 21 Jun 2018 22:30 WIB
Lokasi kejadian./Foto: Istimewa.
Lokasi kejadian./Foto: Istimewa.

jatimnow.com - Peristiwa Umiyati (38) dan Suminah (65) yang tertabrak Kereta (KA) Pandanwangi di Banyuwangi, ternyata sebuah tindakan heroik dan bukan upaya bunuh diri.

Demi menyelamatkan ibu yang terjatuh ke perlintasan rel kereta api, sang anak rela mempertaruhkan nyawanya.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Kedua warga yang tinggal di Dusun Sepanjang Wetan Desa/Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, itu tewas secara bersamaan di lokasi yang sama pula. Semula, muncul dugaan jika ada unsur niat bunuh diri dari salah satu korban.

Kapolsek Glenmore, AKP Mujiono meluruskan, kejadian itu tidak ada motif bunuh diri. Sesuai dengan hasil pemeriksaan mendalam dari para saksi, jika sebelum kejadian Suminah terlihat menyeberang rel di belakang rumahnya dari Utara ke Selatan. Dia hendak pergi ke rumah tukang pijat.

Saat menyeberang itulah, korban terpeleset dan jatuh terlentang di atas rel bersamaan dengan KA Pandanwangi yang sedang melaju mendekat ke arahnya.

Mengetahui hal itu, Umiyati, anaknya, berteriak memanggil Ibunya sembari bergegas berlari untuk memberikan pertolongan.

"Melihat Ibunya jatuh, Umiyati anaknya berteriak dan berupaya memberikan pertolongan," katanya, Kamis (21/6/2018).

Umiyati berupaya menarik-narik tangan ibunya agar tubuh Suminah bisa keluar dari jalur kereta. Karena jarak dengan kereta api yang dekat sehingga kedua orang korban tertabrak kereta api dan mengakibatkan keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Tubuh korban Suminah terseret kereta sejauh 35 meter, sedangkan Umiyati terpental sejauh 4 meter. Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian perkara" urainya.

Sedangkan keterangan yang disampaikan masinis KA Pandanwangi yang sempat berhenti dan untuk memberikan penjelasan kepada warga, bahwa terlihat satu orang korban terlentang diatas rel kereta api dan satu orang lainnya berusaha menarik tubuh korban yang dalam posisi terlentang.

"Dimungkinkan ini murni kecelakaan. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Umiyati (38) dan Suminah (65) alias Mbah Surip, tewas tertabrak KA Pandanwangi, sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (21/6/2018).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Lokasi kejadian antara stasiun Glenmore dan Sumberwadung, masuk Dusun Sepanjang Wetan Desa/Kecamatan Glenmore.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.