Senin, 15 Jun 2026 06:21 WIB

Top! Ponpes di Kota Batu ini Didik Santrinya Jadi Pebisnis

Santri Ponpes Kanzun Najjah membudidayakan bunga anggrek bernilai ekonomi tinggi. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Santri Ponpes Kanzun Najjah membudidayakan bunga anggrek bernilai ekonomi tinggi. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Tidak hanya menghasilkan Santri Unggul, Pondok Pesantren Kanzun Najjah di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu juga mencetak Santri yang ahli dalam pemasaran tanaman anggrek.

Pengasuh Ponpes Kanzun Najjah, Gus Fathul Yasin secara khusus mengajari para santri membudidayakan tanaman anggrek sekaligus memasarkannya, untuk memberikan ilmu kewirausahaan agar kelak bermanfaat.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Setidaknya ada tiga green house yang disiapkan untuk membudidayakan anggrek sekaligus menjadikan showroom untuk menjual bunga yang ditanam.

"Para santri memiliki peran utama, Pesantren hanya memfasilitasi 3 green house, agar para santri memberikan perawatan Anggrek yang baik dan benar. Kita juga mengundang praktisi anggrek untuk menambah wawasan santri tentang anggrek," ujar Gus Yasin, Minggu (24/10/2021).

Menurut Gus Yasin, bunga anggrek yang dijual santri mampu memenuhi kebutuhan selama di pesantren dan membiayai perkuliahan atau sekolah yang sedang ditempuh.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Kami ingin mengajarkan dua hal, disiplin ilmu agama, menjadi bagian kewajiban ilmu sebagai lembaga pesantren. Selain itu untuk membekali teman-teman santri dengan kecakapan ilmu kewirausahaan," paparnya.

Dirinya memang fokus budidaya tanaman anggrek, karena selain Kota Batu bagus untuk tanaman anggrek, bunga ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Lebih menggiurkan, karena harga anggrek cenderung stabil.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Apalagi selama ini 50 persen bunga Anggrek di Kota Batu masih disuplai dari luar Kota Batu. Karena itu memanfaatkan peluang ini ponpes mengembangkan potensi yang ada sekaligus membekali para santri dengan kemampuan membudidayakan anggrek," harapnya.

Pengasuh Ponpes Kanzun Najjah, Gus Fathul Yasin saat merawat anggrek. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)Pengasuh Ponpes Kanzun Najjah, Gus Fathul Yasin saat merawat anggrek. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.