Sabtu, 20 Jun 2026 12:59 WIB

Pemkab Bangun Rumah Guru Honorer di Ngawi yang Tinggal dengan Kambing

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 24 Okt 2021 08:45 WIB
Rumah guru honorer yang tinggal dengan kambing (Mita/jatimnow.com)
Rumah guru honorer yang tinggal dengan kambing (Mita/jatimnow.com)

Ngawi - Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko menyebutkan pemerintah kabupaten (pemkab) akan membangun rumah milik Sri Hartuti (42), seorang guru honorer SDN 2 Panen yang tinggal dengan kambing.

Ia menjelaskan, rumah yang akan dibangunkan tersebut yakni memindahkan sebagian kerangka rumah kayu warisan orang tua yang ditempati ibunya.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

'Betul kita akan berikan fasilitas membantu membangunkan rumah untuk Ibu Sri. Jadi rumah Jawa, kerangka di rumah ibunya kita pindah dengan pondasi dibangunkan di tanah yang Bu Sri beli," jelas Antok, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Guru Honorer di Ngawi: Tinggal dengan Kambing, Entaskan Buta Huruf

Ia mengaku kaget setelah mengetahui bahwa Bu Sri sebelumnya tinggal bersama ibunya.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Sempat kaget dan ternyata kita cek baru tiga bulan tinggal di rumah yang sekaligus kandang kambing itu. Sebelumnya tinggal di rumah masih layak huni bersama ibu dan neneknya," tandasnya.

Sri Hartuti yang mendapatkan perhatian mengaku senang. Dia mengungkapkan bahwa tidak menyangka ada perhatian langsung dari pemerintah.

"Ya Allah gimana ya, saya jadi ndak enak. Ini tadi Pak Wabup ke sini dengan Pak Camat dan Kapolsek. Infonya mau bantu fasilitasi bangunkan rumah," terangnya.

Baca Juga: Taman Zakat dan YBM PLN Atasi Krisis Air di Ngawi dengan Sumur Bor

Rumah yang akan dibangunkan oleh fasilitas Pemkab Ngawi, kata Sri, berlokasi di tanah yang baru dia beli bersama suami. Tanah tersebut, lanjut Sri, dibeli dari hasil jual kambing yang ia pelihara bersama suaminya Andi Nugroho (42).

'Insya Allah ini mau bangun di tanah yang kita beli kemarin sama suami dari hasil jual kambing," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.