Senin, 22 Jun 2026 01:44 WIB

Muncul Pesan Berantai Soal Kuota ASN di Medsos, BKD Ponorogo: Itu Hoax

Kepala BKD Ponorogo Arief Winarko./Foto: Mita Kusuma.
Kepala BKD Ponorogo Arief Winarko./Foto: Mita Kusuma.

jatimnow.com - Munculnya pesan berantai tentang kuota Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2018 dan Juknis 2018 di media sosial (grup WhatsApp), membuat masyarakat Ponorogo bertanya-tanya tentang keasliannya.

Tidak hanya satu grup saja yang menyebar, bahkan ada beberapa grup juga berisi pesan berantai tersebut.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dalam pesan yang berbentuk PDF itu, kop suratnya tertulis Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Ada 20 halaman.

Untuk halaman pertama tertulis laporan penetapan E-Formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap non ASN, dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS Tahun 2016-2018.

Tiap lembarnya berisi kode cepat, nama instansi, formasi, usul masuk dan ditetapkan. Lembar terkahir tertanda Asman Annur SE M.Si sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dikeluarkan di Jakarta tanggal 1 November 2017.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Pesan berantai tersebut tidak benar. Yang jelas hoax semua. Belum ada penerimaan CASN, penetapan E-Formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap non ASN, dan tenaga kontrak pengangkatan CASN Tahun 2016-2018," kata Kepala BKD Ponorogo Arief Winarko, Kamis (21/6/2018).

Pun, lanjut ia, tentang juknis CPNS juga hoax. Di broadcast tersebut hanya ada cek list dokumen pemberkasan usulan CPNS di daerah dari tenaga honorer se-kabupaten Indonesia 2018-2019.

"Hanya berupa kotak-kotak saja. Itu juga hoax. Jadi saya himbau jangan percaya sama sekali," urainya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Wins, sapaan akrab Arief Winarko, menjelaskan sampai saat ini belum ada petunjuk resmi. Namun memang sudah suruh mengirim pengajuan format CPNS 2018.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.