Jumat, 12 Jun 2026 02:29 WIB

Gula Merah dan Wedang Jahe dari UMKM Bawean Gresik Tembus Pasar Ekspor

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan pelaku UMKM, Pulau Bawean (Foto: Istimewa)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan pelaku UMKM, Pulau Bawean (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Perekonomian masyarakat di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik bergeliat dengan meningkatnya ekspor yang dilakukan oleh para pelaku UMKM.

Ada beberapa produk ekspor yang kini sedang dijajaki para pelaku usaha di Pulau Bawean, diantaranya adalah gula merah olahan.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Salah satu produk UMKM Bawean yang diproduksi oleh Ibu Myra tidak hanya menembus pasar Asia, namun juga Australia, Eropa bahkan Amerika.

"Selain ekspor ke Malaysia, kami juga ekspor ke Australia, Belanda, Turki dan Kanada," kata Ibu Myra, di acara Pelepasan Ekspor UMKM Bawean yang digelar di Pendopo Kecamatan Sangkapura Bawean.

Ia menjelaskan, gula merah produksinya yang diekspor itu adalah jenis palm sugar powder untuk pasar Hongkong, Australia, Eropa dan Kanada.

Kemudian palm sugar solid untuk pasar Eropa. Selain itu juga ada wedang jahe celup untuk pasar Turki.

Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

"Harga jualnya setiap kemasan untuk palm sugar powder 3 USD, palm sugar solid 2.80 USD, sedang wedang jahe celup 2.45 USD," jelasnya.

Besarnya minat pasar internasional kepada produk UMKM Bawean membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang sedang melakukan kunjungan kerja di pulau yang juga dijuluki Pulau Puteri itu merasa bangga.

Gus Yani berkomitmen akan lebih mendorong UMKM Bawean bisa lebih berkembang lagi. Ia mengundang pelaku UMKM Bawean yang ingin menambah pengetahuan tentang teknis ekspor bisa hadir di Klinik Ekspor yang akan diselenggarakan Pemkab Gresik di Pudak Galeri pada 28 Oktober nanti.

Baca Juga: Bupati Yani Berangkatkan Jemaah Haji Gresik, Bekali Paket Obat dan Vitamin

Bupati berkomitmen akan lebih mempermudah perizinan UMKM Bawean. Jika sebelumnya pengurusan izin UMKM harus dilakukan di Gresik Kota, namun ke depan proses perizinan bisa diselesaikan di Bawean tanpa harus menyeberang ke daratan.

"Kedepan urusan perizinan UMKM harus selesai di kecamatan," tegas Gus Yani dalam siaran pers ke redaksi, Selasa (19/10/2021).

Sebagai informasi tambahan potensi lain produk UMKM Bawean yang punya kans menembus pasar nasional bahkan internasional adalah ikan kerapu, ikan teripang, aneka macam kerupuk, dodol, tikar, tas.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.