Selasa, 16 Jun 2026 01:13 WIB

Mahasiswa UMSurabaya Gagas Kampoeng Hidroponik di Tengah Kota

Kampoeng Hidroponik program Himpunan Mahasiswa Program Studi Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).
Kampoeng Hidroponik program Himpunan Mahasiswa Program Studi Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).

jatimnow.com - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) mengajak masyarakat bertani di tengah-tengah kota.

Melalui program ketahanan pangan di masa pandemi, mahasiswa menggagas Kampoeng Hidroponik di wilayah Kecamatan Kendangsari, Surabaya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Program Kampoeng Hidroponik ini lolos pendanaan Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Program ini sebelumnya juga mendapat pendanaan melalui Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2020.

Ketua kelompok kegiatan, Zainal Rusdi mengatakan, program hidroponik sudah berjalan lebih dari setahun di wilayah Kendangsari. Bahkan beberapa tempat sudah memiliki hidroponik dan sudah beberapa kali menikmati hasil tanaman dari program tersebut.

"Sudah ada beberapa unit hidroponik yang kami buat bersama warga, dan satu lokasi kami bangun green house dengan kapasitas cukup besar" ujar Zainal, melalui siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (16/10/2021).

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Menurut Zainal, masyarakat sangat antusias terlibat sehingga ia dan kelompoknya merasa terbantu dalam melaksanakan program kampoeng hindroponik.

"Saat proses pembangunan green house, warga sangat antusias terlibat sehingga kami tidak perlu sewa tukang. Dan untuk perawatan tanaman hidroponik juga melibatkan ibu-ibu PKK, mereka membentuk struktur untuk menjalankan program," jelas Zainal.

Baca Juga: Guru Besar Umsura Dorong Pembelajaran Metakognitif, Ini Penjelasan Prof Lina

Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan, Alumni dan Inovasi (BAKAI), Junaidi Fery Efendi menyampaikan terima kasih kepada Kemendikbud Ristek karena telah mempercayai mahasiswa UM Surabaya melaksanakan program ini hingga dua kali.

"Setiap tahun mahasiswa kami selalu diberikan kepercayaan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini menjadi kesempatan penting agar mahasiswa berkontribusi kepada masyarakat. Sebab tugas mahasiswa bukan hanya belajar di akademik tetapi juga belajar bersama masyarakat," tandas Junaidi.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.