Selasa, 16 Jun 2026 09:38 WIB

Unggun Dahana, Wisudawan Tertua di ITS dengan Predikat Sangat Memuaskan

Unggun Dahana, wisudawan tertua pada wisuda ke-124 ITS.
Unggun Dahana, wisudawan tertua pada wisuda ke-124 ITS.

jatimnow.com - Usia bukan menjadi penghalang untuk selalu menimba ilmu, seperti yang dibuktikan oleh Unggun Dahana, wisudawan tertua pada Wisuda ke-124 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Sabtu (9/10/2021).

Wisudawan dari Departemen Teknik Sistem Perkapalan ini sukses menyelesaikan masa studi program magisternya (S2) di usia 59 tahun.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Motivasi Unggun dalam melanjutkan studinya bermula dari masa studi S1-nya yang mengambil jurusan Teknik Persisteman Kapal di ITS pada tahun 1985. Di samping itu, banyak para senior dan juniornya yang menjadi dosen di ITS. Ketertarikannya dalam dunia kelautan membuatnya memilih S2 di Teknik Sistem Perkapalan ITS.

Jurusan ini juga sejalur dengan pekerjaan yang diampu olehnya di bidang migas dalam inspeksi dan sertifikasi migas. Meski telah berusia 59 tahun, namun Unggun masih bersemangat dalam menuntut ilmu karena menurutnya belajar harus dilanjutkan secara terus menurus.

"Umur tidak membatasi untuk belajar,” tegasnya.

Wisudawan yang berhasil memperoleh IPK 3,72 ini menuturkan, selama proses menempuh pendidikan ia sempat menemui kendala. Hal ini dikarenakan dalam bidang pekerjaannya jarang menggunakan kaidah-kaidah dalam penulisan ilmiah. Sehingga ia harus lebih belajar dan menyesuaikan diri dengan sistem penulisan ilmiah.

“Dikarenakan saya praktisi, di pekerjaan jarang menulis dengan kaidah ilmiah," jelasnya.

Dalam membagi waktu antara perkuliahan dan pekerjaan, Unggun yang mengikuti prosesi wisuda secara daring ini, mengaku tidak mengalami kesulitan. Perkuliahan dilaksanakan lima kali dalam seminggu dan masing-masing hanya berdurasi 2-3 jam, sehingga baginya lebih mudah mengatur waktu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Lelaki yang lulus dengan predikat sangat memuaskan ini berhasil membuahkan sebuah tesis dengan judul Penggunaan Drone untuk Pengawasan Operasi Maritim dan Menganalisa Kesenjangan Antara Tujuan Regulasi Sistem Identifikasi Otomatis dengan Kinerjanya.

Tesis ini bertujuan untuk pengawasan laut menggunakan sistem drone guna melengkapi sistem identifikasi Automatic System Identification (AIS) di pelabuhan, karena masih banyaknya kapal yang tidak terbaca oleh radar.

Pri kelahiran 24 Juli 1962 ini mengungkapkan, tesisnya tersebut terinspirasi dari buku berjudul Maritim Economics karangan Stopfords. Dalam buku ini mengisahkan tentang kejayaaan ekonomi maritim di Mesopotamia sejak 5.000 tahun silam.

Unggun berharap, tesis yang telah ia buat dapat bermanfaat bagi keselamatan dalam berbagai bidang. Ia memaparkan ketika menciptakan teknologi harusnya memperhatikan aspek-aspek keselamatan. Dikarenakan terbukti terdapat pelarangan untuk beberapa teknologi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Harapan saya agar mengedepankan aspek keselamatan dan lingkungan dalam mengembangkan teknologi," ungkapnya.

Unggun juga berterima kasih kepada para dosen yang telah memotivasinya untuk menyelesaikan masa studi S2 di ITS, khususnya Dr Ir Agoes Santoso MSc MPhil, Raja Oloan Saut Gurning ST MSc PhD dan Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc.

"Ketiga dosen inilah yang selalu memberi inspirasi dan semangat kepada saya," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.