Kamis, 18 Jun 2026 02:42 WIB

Tinjau Seleksi CPNS Kota Mojokerto, Ning Ita: Tidak Ada Titipan

Wali Kota Mojokerto saat meninjau seleksi CPNS.
Wali Kota Mojokerto saat meninjau seleksi CPNS.

jatimnow.com - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Graha Stikes PPNI Bina Sehat.

Jumlah peserta seleksi CPNS tahun ini mencapai 1.878 orang. Sementara formasi yang dibutuhkan Pemkot Mojokerto hanya 108 orang.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Ning Ita memberikan motivasi dan mengingatkan integritas ribuan peserta tes CPNS tahap kedua untuk mengadu kecerdasan diri sendiri.

"Itu sangat kecil, karena banyak yang memperebutkan. Ini adalah kompetensi adu kecerdasan dan keberuntungan, dari orang-orang yang terbaik," kata Ning Ita, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: DPRD Jatim Usul Rekrutmen PNS Jalur Afirmasi Keahlian Khusus, Begini Konsepnya

Wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto tersebut meminta agar semua peserta percaya diri dengan kemampuan sendiri dan tidak percaya oknum yang menjanjikan bisa meluluskan dalam CPNS karena menggunakan sistem CAT BKN. Sebagai wujud reformasi birokrasi agar bisa mendapatkan ASN yang berintegritas nantinya.

"Ini mengedepankan kejujuran dan kemampuan pribadi. Jangan percaya oknum yang menjanjikan semua bisa dibantu, soalnya semuanya sudah sistem. Tidak ada lagi titipan, murni hasil kerja pribadi," tegasnya.

Baca Juga: Kota Mojokerto Raih Predikat Kota Terinovatif IGA 2024

Sementara, Kepala Kantor Regional II Badan Kepagawaian Nasional (BKN) Heru Purwaka menyebut, ada beberapa peserta yang tidak hadir dengan beberapa alasan serta tidak ada konfirmasi kehadiran.

"Setiap sesi 235 orang, tapi ada yang belum bisa hadir dengan alasan tidak dapat izin dari kantor. Sehingga tidak bisa meninggalkan tempat kerjanya, atau ada hal lain-lain. Otomatis dianggap gugur," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.