Senin, 22 Jun 2026 04:10 WIB

Ning Ita Dorong Brand Alas Kaki Kota Mojokerto Tumbuh Pesat

jatimnow.com - Wali Kota Ika Puspitasari meninjau inkubasi wirausaha sepatu di Gedung Workshop Alas Kaki yang berada di Jalan Surodinawan, Kota Mojokerto.

Wali Kota Ika Puspitasari yang akrab dipanggil Ning Ita itu menginginkan produk yang dihasilkan perajin alas kaki memiliki brand asli Kota Mojokerto.

Baca Juga: Beri Ruang UMKM, 12 Event Meriahkan Akhir Tahun di Jember

Tidak hanya itu, ia juga mendorong untuk membuat sepatu ciri khas asli Kota Mojokerto.

"Sangat disayangkan jika kerajinan alas kaki yang telah lama menjadi sektor unggulan Kota Mojokerto sejak tahun 1995 ini dijual tanpa brand asli Kota Mojokerto," kata Ning Ita dalam siaran pers ke redaksi, Selasa (5/10/2021).

Ia menyebut, meskipun terkenal menjadi sentra kerajinan alas kaki khususnya sepatu, namun selama ini warga Kota Onde-onde lebih senang menjualnya secara grosir tanpa brand asli Kota Mojokerto.

"Nah, saya ingin kedepan peserta inkubasi wirausaha ini akan bisa membuat serta menjual sepatu dengan brand asli Kota Mojokerto," harap Ning Ita.

Selain memberikan pelatihan, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindurstrian dan Perdagangan (Diskop UKM perindag) juga akan memberikan pendampingan selama enam bulan, serta modal usaha untuk peserta inkubasi wirausaha sepatu hingga peserta memiliki penghasilan.

Baca Juga: Tingkatkan Nilai Jual Produk UMKM, Disperindag Lamongan Gelar Fasilitasi Desain Kemasan

"Saat ini Kota Mojokerto sedang mempersiapkan diri menjadi Kota Pariwisata, kami sudah menyiapkan beberapa tempat yang akan dijadikan tempat penjualan oleh-oleh khas Kota Mojokerto, salah satunya produk sepatu ini," paparnya.

Sementara itu Ani Wijaya selaku Kepala DiskopUKMperindag Kota Mojokerto menambahkan, ke 75 peserta inkubasi wirausaha sepatu yang dibagi menjadi 2 gelombang ini akan diberikan materi dan praktek selama 1 minggu kedepan dengan menghadirkan narasumber dari lembaga "Sanggar Berani Usaha" (SBU) Yogyakarta.

Selama 3 bulan kedepan, peserta akan diberikan pelatihan secara intensif dengan didampingi Muchamad Yani, peraih juara dua lomba UKM orientasi ekspor tahun 2021 yang diselenggarakan oleh DiskopUKM Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Tersertifikasi, Pendamping UMKM Sidoarjo Siap Bawa Usaha Lokal Go Global

"Tugas kami adalah mengantarkan anda jadi pengusaha sepatu, jadi tolong maksimalkan sebaik mungkin kesempatan yang kami berikan dengan menyerap ilmu dengan sungguh-sungguh," kata Ani Wijaya.

Nantinya, para peserta tidak hanya dilatih untuk membuat sepatu, namun juga akan diajarkan bagaimana menghitung harga pokok, harga jual, hingga di dampingi dalam pemasaran.

Diketahui, sejak tahun lalu Pemkot Mojokerto memberikan fasilitas inkubasi wirausaha untuk pemulihan ekonomi bagi warga terdampak Covid-19, dan untuk memberdayakan penerima bansos agar berpenghasilan secara mandiri.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.