Sabtu, 20 Jun 2026 05:41 WIB

Struktur Batu Bata Kuno Diduga Candi Ditemukan di Gundukan Tanah Mojokerto

jatimnow.com - Struktur batu bata kuno ditemukan warga di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Pamong Budaya Ahli Muda BPCB Jatim, Muhammad Ichwan mengatakan batu bata kuno itu diduga struktur salah satu candi peninggalan Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: 732 Tumpeng Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

"Pendataan awal kami, objek itu berada di tengah sawah dan berada di dalam gundukan tanah," kata Ichwan, Senin (4/10/2021).

Struktur bangunan itu terlihat di sisi barat sepanjang 6,5 meter dan di sisi lainnya belum nampak. Di tengah sisi barat tampak menonjol atau keluar ke arah barat dengan panjang 2,8 meter dan lebar 80 sentimeter.

"Diperkirakan kemungkinan candi, ada penampil di sisi barat karena pada umumnya bangunan atau struktur candi di Jawa Timur itu ditandai berupa trah tangga," bebernya.

"Struktur bangunan berupa batu bata merah dengan ukuran panjang 42 sentimeter, lebar 22 sentimeter dan tebal 8 sentimeter. Peninggalan Kerajaan Majapahit tapi periodisasi belum tahu," lanjutnya.

Baca Juga: Video: Warga Temukan Arca Dwarapala Saat Bersihkan Lahan

Menurut Ichwan, gundukan tanah atau puthuk menutupi yang struktur diduga candi itu setebal 6,6 meter. Dibagian barat juga ditemukan struktur seperti pagar.

"Kita dapatkan juga struktur membentuk seperti pagar, dengan ketebalan kurang lebih 57 sampai 60 sentimeter. Kita ketahui itu, di sisi barat sebelah utara maupun barat sisi sebelah selatan untuk timur kami belum dapatkan," paparnya.

Pagar dengan panjang 4,20 meter dengan 4 lapis batu bata yang memiliki ukuran 42 sentimeter, lebar 22 sentimeter serta tebal 8 sentimeter.

Baca Juga: Agar Harga Tembakau Terus Naik, Petani di Mojokerto Dengarkan Pesan Bupati Ikfina Ini

Ichwan menjelaskan, butuh kajian, ekskavasi serta koordinasi dengan stakeholder dengan penemuan struktur batu bata yang diperkirakan bangunan candi tersebut.

"Perlu kajian dan ekskavasi. Dugaan pagar mengelilingi candi. Belum diketahui bentuk sebenarnya arsitekturalnya. Tapi pada umumnya candi dengan pola tersebut hampir sama dengan candi yang ada di Jawa Timur. Kami baru menindaklanjuti penemuan awal, diperlukan koordinasi dengan stakeholder terkait," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.