Sabtu, 20 Jun 2026 10:49 WIB

Peredaran 3,9 Kg Narkoba Jaringan Malaysia Digagalkan, Sepasang Kekasih Dibekuk

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 27 Sep 2021 13:17 WIB
Peredaran narkoba jaringan Jakarta-Malaysia dibongkar
Peredaran narkoba jaringan Jakarta-Malaysia dibongkar

jatimnow.com - Tim gabungan Ditreskoba Polda Jatim dan Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya membongkar peredaran narkoba jaringan Jakarta-Malaysia. Dua orang diamankan.

Kedua pelaku yakni Rany Aswad (39), asal Maluku Utara dan Idoko Chikwado Kenneth (34), warga negara asing (WNA) dari Nigeria. Keduanya adalah pasangan kekasih.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari petugas bea cukai yang mencurigai sebuah paket hanya bertuliskan nomor telepon atas nama RA, pada Kamis (15/9) malam.

Petugas Bea Cukai kemudian menghubungi Ditreskoba Polda Jatim untuk menindaklanjuti paket tersebut, lantas melakukan controlled delivery.

Penyelidikan dilanjutkan dengan petugas yang mencoba menghubungi nomor yang tertera di paket. Namun, tidak ada jawaban.

Tak lama kemudian nomor tersebut membalas dengan SMS menunjukkan alamatnya yang terletak di Apartemen City Park Gate Barat, Jalan Kamal Raya Cengkareng, Jakarta Barat.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Tim gabungan berangkat ke Jakarta untuk menyergap tersangka dengan membawa kiriman paket tersebut.

"Tersangka RA bersama ICK ini menerima paket tersebut. Mereka kemudian ditangkap dan diminta membuka paket yang berisi delapan bungkus plastik sabu-sabu seberat 3.984 gram dan 1.780 pil ekstasi," sebut Gatot, Senin (27/9/2021).

Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial K di Malaysia menggunakan ekspedisi laut.

Baca Juga: WNA Penumpang Kereta Api Alami Peningkatan di Daop 9 Jember

"Modusnya narkoba dimasukkan ke kaleng makanan di dalam kardus yang sudah dimodifikasi berisi makanan dan pakaian," jelasnya.

Dari pengakuan tersangka, narkoba dan pil ekstasi itu akan diedarkan ke seluruh Indonesia, salah satunya di Kota Surabaya.

"Kedua tersangka ini memiliki hubungan dekat, makanya dia (tersangka Idoko) memakai orang Indonesia membantu proses peredaran biar nyambung komunikasinya," tandas Gatot sambil menyebut pihaknya masih mendalami kasus tersebut termasuk membongkar jaringan di atasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.