Selasa, 16 Jun 2026 04:34 WIB

Hore! Pedagang di Surabaya Kini Bisa Buka hingga Tengah Malam

Ilustrasi pedagang di Surabaya
Ilustrasi pedagang di Surabaya

jatimnow.com - Pemkot Surabaya mulai melonggarkan aturan jam buka malam untuk para pedagang. Jam operasional yang sebelumnya dibatasi hingga 18.00 WIB, kini lebih longgar hingga 24.00 WIB.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyebut bahwa hal itu merupakan upaya agar perputaran ekonomi kembali stabil. Namun kelonggaran tetap harus diiringi dengan penegakan protokol kesehatan (prokes) oleh Linmas dan Satpol PP.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Petugas Satpol PP, Linmas dan kecamatan akan menjaga penerapan prokes di sana, bukan untuk membubarkan," ujar Eri, Rabu (22/9/2021).

Eri menambahkan, aturan tersebut merupakan penyesuaian dari perpanjangan PPKM di Surabaya yang telah masuk pada level 1.

Penyesuain lainnya adalah uji coba pembukaan pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan bagi anak-anak berusia di bawah 12 tahun.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Prokes diterapkan, masker dipakai, meja yang hanya untuk dua orang, diisi dua orang saja dan jaraknya juga harus dijaga sambil sosialisasi ke pembeli. Ini waktunya ekonomi bergerak. Kalau ekonomi bergerak, itu juga untuk masyarakat sendiri. Makanya, tolong dijaga," papar dia.

Eri menambahkan, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021, anak-anak berusia 12 tahun ke bawah telah diperbolehkan untuk memasuki pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan. Aturan ini hanya berlaku di empat wilayah, salah satunya di Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selain itu, jika ada pelanggaran prokes di lapangan, petugas di lokasi wajib menegur dengan cara humanis.

"Itu wargaku, warga Surabaya yang butuh makan dan ekonomi bergerak. Jangan pernah menegur pakai marah dan emosi," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.