Sabtu, 20 Jun 2026 05:41 WIB

2 Mahasiswa UWK Surabaya Perkuat Jatim di PON Papua 2021

jatimnow.com - Rektor Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melepas keberangkatan dua mahasiswanya yang akan membela kontingen Jawa Timur dalam laga PON Papua 2021.

Dua mahasiswa itu Rafiudin Helmi (23) dari Fakultas Pertanian. Dia masuk dalam cabang olahraga (cabor) in line skating. Rigi Aditya (18) dari Fakultas Kedokteran itu mengikuti cabor balap motor. Keduanya mendapatkan uang saku dari kampusnya.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Rektor UWKS, Widodo Ario Kentjono mengucapkan terima kasih kepada dua mahasiswanya dan berharap mereka bisa membanggakan nama kampus dan pulang membawa medali emas.

"Kami ucapkan selamat berangkat ke venue untuk berlaga di PON Papua. Semoga selamat, sukses meraih kejuaraan. In Syaa Allah kami doakan bisa membawa medali-medali," ucap Widodo. Senin (20/9/2021).

Rafiudin Helmi mengucapkan terimakasih dan memohon doa restu kepada para civitas akademika kampus supaya saat perjalanan menuju Papua selamat dan dapat merebut medali.

"Mohon doa restu supaya lancar tanpa hambatan saat dalam memperebutkan medali di Pon Papua nanti," ujar Rafiudin Helmi.

Rafi yang merupakan salah satu dari tiga perwakilan asal Kota Surabaya menceritakan secara singkat dia bisa menjadi atlet. Sejak kecil dia sering melihat saudaranya bermain in line skating dalam sebuah klub.

Baca Juga: Pengurus FKMB UINSA Resmi Dilantik

"Akhirnya ikut klub juga, mulai dididik dari kecil latihan sana sini. Kemudian ikut kompetisi mulai juara. Akhirnya 2013 masuk ke kelas junior usai 15 tahun," ungkapnya.

Karir Rafi mulai menanjak ketika dia ditandingkan masuk ke kelas senior. Dia mendapatkan medali perak. Hal itu yang kemudian membawanya masuk ke PON Jawa Barat 2016.

"Alhamdulillah di PON 2016 saya dapat dua medali emas, saya masuk Puslatda Jatim kemudian ke PON Papua ini," kata Rafi.

Sementara itu, Rigi Aditya (18) dari Fakultas Kedokteran itu mengaku baru pertama kali mengikuti laga PON, karena cabor balap motor yang diikutnya masih baru.

Baca Juga: Mahasiswa Untag Surabaya Turun Tangan Kawal Mudik 2026

"Persiapan tiga bulan sudah cukup maksimal, saya optimis bisa bersaing dan mendapat medali emas," harapnya.

Rigi mengungkapkan bahwa sejak kelas lima SD sudah suka balap motor mengikuti jejak ayahnya.

"Tahun 2013 menang kejuaraan nasional, PON baru masuk cabor 2019. Jadi, baru ikut pertama kali. Saya mumpuni dikelas 125CC," kata dia.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.