Rabu, 17 Jun 2026 09:09 WIB

Pernikahan hingga Poligami di Surabaya hingga September 2021 Tercatat Menurun

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 15 Sep 2021 17:36 WIB
Ilustrasi pernikahan (Foto: Republika/Agung Supriyanto)
Ilustrasi pernikahan (Foto: Republika/Agung Supriyanto)

jatimnow.com - Kepala Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Samarul Falah menyebut bahwa akumulasi jumlah perkara sejak Januari hingga September 2021 menurun.

Samarul menyebut, biasanya ada 10.000 perkara setiap tahunnya. Namun hingga September tahun ini, hanya ada 7.000 perkara. Sebagian besar perkara itu di antaranya perceraian, poligami hingga dispensasi nikah.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

"Kalau kalkulasi perkara di PA Surabaya, entah perceraian, waris hingga dispensasi nikah, 1 tahun lalu 10.000 (perkara). Sekarang cuma 6000 sampai 7000an," terang Samarul, Rabu (15/9/2021).

Menurut Samarul, dari jumlah tersebut, didominasi oleh penetapan ahli waris yang jumlahnya mencapai 2.500 perkara. Namun tidak dengan perkara lainnya.

Samarul menambahkan, pernikahan selama Pandemi Covid-19 yang tidak tercatat di PA Surabaya pun juga masih ada. Hingga September 2021, ada ratusan pernikahan masyarakat yang tidak didaftarkan secara hukum atau sipil di PA.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Di Surabaya, sekitar 250an, itu yang mengajukan di PA," jelasnya.

"Untuk poligami sedikit, masih di bawah 20 (perkara) sampai September 2021," tambah Samarul.

Dia melanjutkan, dispensasi nikah juga cenderung lebih sedikit. Yang mulanya lebih dari 400 perkara, kini justru berada di bawahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Artinya, lanjut dia, kesadaran masyarakat akan bahaya pernikahan dini akibat pergaulan bebas maupun menjalankan tradisi 'Siti Nurbaya' bisa diminimalisasi. Meskipun tak terlalu signifikan.

"Data Tahun 2020 sekitar 400an perkara, Tahun 2021 ini 200an, itu sampai Agustus 2021. Menurut statistiknya, masih sama dengan tahun lalu, masih di bawah 400. Kalau pun naik tidak banyak," pungkas Samarul.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.