Sabtu, 20 Jun 2026 21:10 WIB

Fenomena Hujan di Musim Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 13 Sep 2021 16:35 WIB
Ilustrasi awan, (Foto dokumentasi)
Ilustrasi awan, (Foto dokumentasi)

jatimnow.com - Cuaca mendung dan hujan di beberapa wilayah di Jawa Timur, diungkap Badan Meteorologi, KLimatologi dan Geofisika (BMKG), akan berlangsung beberapa hari ke depan.

Cuaca tak menentu di meski kemarau yang diperkirakan hingga Oktober 2021, ini diakibatkan adanya fenomena gelombang yang terjadi di lautan.

Baca Juga: Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

"Penyebab kondisi cuaca di Jatim yang tak menentu karena gangguan gelombang equatorial rossby (ER). Gelombang ini merupakan fonemena gelombang yang terjadi di fluida (atmosfer/lautan), yang berotasi secara berpasangan dan bergerak ke arah barat di sekitar kawasan ekuator," kata Teguh tri susanto, S. Si. MT, selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I juanda Sidoarjo.

Dengan kondisi demikian, kata Teguh, sehingga beberapa daerah di Jatim mengalami cuaca buruk. Tak hanya itu, gelombang ini memiliki karakteristik membawa massa udara bersifat basah.

Hal ini membuat wilayah yang dilaluinya akan sering mengalami kondisi cuaca hujan atau setidaknya mendung. Sebagian besar di Jatim masih mengalami iklim masa musim kemarau.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

"Untuk sebagian besar Jawa Timur termasuk Surabaya kalau dari prakiraan klimatologi atau iklim masih dalam masa musim kemarau," jelasnya.

Menurut Teguh, gelombang ER terjadi secara periodik diprakirakan hingga tanggal 15 September saja.

"Potensi hujan yang terjadi lebih disebabkan adanya gelombang rossby dan anomali suhu muka laut. Pengaruh rossby masih bertahan hingga 15 September nanti," sebutnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Tak hanya itu, kondisi curah hujan wilayah Jatim di dasarian I September 2021 masuk dalam kriteria rendah.

Sedangkan curah hujan pada dasarian II September 2021, diprakirakan kurang dari 50 mm dengan peluang lebih dari 80 persen di bagian utara Jatim dan Madura.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.