Selasa, 16 Jun 2026 22:53 WIB

Polisi dan 3 Warga Surabaya Terluka Dikeroyok Gerombolan Preman, 1 Ditangkap

jatimnow.com - Seorang anggota polisi dan tiga warga sipil di Surabaya menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan gerombolan preman.

Pengeroyokan di awal bulan September itu merupakan buntut permasalahan sengketa lahan di wilayah Gunung Anyar Tambak, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ketiga korban sipil itu adalah BR, Y, dan MAS. Sedangkan anggota polisi berinisial AAS mengalami luka pukul.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan peristiwa pengeroyokan berawal warga yang merasa bahwa lahan itu adalah miliknya akhirnya membangun sebuah pos dan menancapkan papan pengumuman.

"Tersangka mendatangi lahan itu dan merusak pos, sehingga tidak bisa digunakan," ujarnya saat konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (10/9/2021).

Korban berinisial BR, Y, dan MAS pun tidak terima dengan perbuatan pelaku. Mereka akhirnya berangkat ke lahan itu didampingi anggota polisi berpakaian preman berinisial AAS.

Kehadiran aparat kepolisian itu bermaksud membantu proses mediasi kedua belah pihak yang berselisih. Pelaku berinisial RF tersebut mengajak AAS masuk dalam pos.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Di dalam pos itu ada sepuluh orang teman RF. Kemudian dia memprovokasi mengeroyok AAS," kata dia

RF memukul AAS menggunakan vas bunga mengenai kepalanya, sedangkan di luar pos, ketiga korban lainnya juga dipukuli preman yang berjaga.

"Anggota tersebut mengalami luka memar di bagian kepala, sedangkan korban lainnya mengalami luka-luka termasuk korban perempuan," paparnya.

RF saat ini sudah diringkus, sedangkan pelaku lainnya yakni ST saat ini masih buron dan sedang dalam pengejaran.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Beberapa pelaku lainnya masih kami dalami agar bisa menyusul ditetapkan sebagai tersangka," ujar dia.

RF dijerat Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun enam bulan dan atau dua tahun delapan bulan penjara.

"Aksi ini tidak akan kami abaikan, akan kami tindak tegas terhadap aksi-aksi premanisme dan tuntaskan menangkap pelakunya. Jogo Suroboyo," tandas Yusep.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.